Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 58 menit lalu
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: dok. KSP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah rektor dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (15/1). Pertemuan tersebut digelar sebagai forum diskusi strategis terkait kondisi nasional, dinamika geopolitik global, serta arah kebijakan besar pemerintah ke depan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo ingin menyampaikan langsung pandangan dan pemikirannya kepada para akademisi sebagai bagian dari komunikasi kebangsaan.

“Bapak Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan ingin berdiskusi, menyampaikan pandangan-pandangan beliau, update terhadap kondisi negara kita maupun kondisi geopolitik, serta rencana-rencana besar yang harus kita kerjakan ke depan,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1).

Baca juga:

Prabowo Lantik Rektor IPB Jadi Kepala BRIN, Dwiarso Budi Santiarto Jadi Wakil Ketua MA

Semangat Resolusi Jihad Kembali Dipompa Presiden Prabowo Melalui Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren

Prasetyo menjelaskan, agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Presiden Prabowo sepanjang sepekan terakhir yang menunjukkan perhatian serius terhadap sektor pendidikan.

“Kurang lebih ada 1.200 undangan yang hari ini berdiskusi bersama dengan Bapak Presiden,” ujarnya.

Menurut Prasetyo, pemerintah menempatkan pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan nasional, sejalan dengan upaya mewujudkan swasembada pangan dan swasembada energi.

“Kami ingin menjadikan pendidikan sebagai fokus utama, karena kita pahami bersama bahwa pendidikan adalah salah satu pondasi dan faktor kunci pembangunan bangsa,” lanjutnya.

Baca juga:

Guru Besar UIN Mataram Ungkap Masalah Serius di Kabinet Merah Putih, Berawal dari Kontroversi Bendera One Piece

Guru Besar UNS: RUU Perampasan Aset Permudah Sita Aset Hasil Korupsi di Luar Negeri

Ia menegaskan, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, pertemuan dengan para pemangku kepentingan di dunia pendidikan dinilai sangat strategis.

“Ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan Bapak Presiden di bidang pendidikan,” pungkas Prasetyo. (Knu)

#Presiden Prabowo Subianto #Rektor #Guru Besar
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan
Presiden Prabowo mengumpulkan rektor dan guru besar di Istana Negara untuk membahas kondisi geopolitik, pendidikan, dan strategi menuju Indonesia Emas 2045.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 58 menit lalu
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan
Indonesia
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan SMA Taruna Nusantara di Malang
Indonesia
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Anggota Komisi VI DPR RI mendukung kritik Presiden Prabowo terhadap direksi dan komisaris BUMN yang merugi namun tetap meminta bonus atau tantiem.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Indonesia
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto menyoroti pandangan negatif terhadap Indonesia dan pemerintahannya. Ia menegaskan pentingnya kebanggaan nasional tanpa rasa inferior.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah
Indonesia
Dari IKN ke Malang, Presiden Prabowo akan Resmikan SMA Taruna Nusantara
Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara cabang Malang, Jawa Timur. Sekolah berasrama semi-militer yang mencetak calon pemimpin bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Dari IKN ke Malang, Presiden Prabowo akan Resmikan SMA Taruna Nusantara
Indonesia
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Saat ini, sekitar 15 ribu siswa telah terdaftar di Sekolah Rakyat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
Informasi ini diunggah akun media sosial Facebook “Syafaat Media”.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak
Indonesia
Prabowo Siap Resmikan Kilang Raksasa Pertamina di Balikpapan, Klaim Produksi BBM Dalam Negeri Lebih Efisien
Presiden Prabowo siap resmikan kilang minyak RDMP Pertamina senilai Rp 123 triliun di Balikpapan. Diklaim bakal lebih efisien produksi BBM dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Prabowo Siap Resmikan Kilang Raksasa Pertamina di Balikpapan, Klaim Produksi BBM Dalam Negeri Lebih Efisien
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Bagikan