[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ancam Jenderal Polisi di Kementerian, Pensiun Dini atau Balik ke Barak

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam agenda retret jilid II yang diikuti anggota Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mengancam sejumlah oknum jenderal Kepolisian. Prabowo Para jenderal polisi yang bertugas di kementerian bisa penisun dini atau kembali ke institusi Polri.

Informasi ini diunggah akun media sosial Facebook “Syafaat Media”.

Unggahan tersebut telah disukai sekitar 3.200 akun, dibagikan ulang lebih dari 200 kali, serta menuai 648-an komentar.

Akun itu juga menyinggung dwifungsi Polri dimana banyak anggotanya yang bertugas di jabatan sipil.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19

Narasi

“PRABOWO NGAMUK! Jenderal Polisi Dipaksa Balik Kandang atau Copot Seragam.

Prabowo ultimatum keras jenderal polisi di kementerian: balik ke barak atau pensiun dini! Langkah ini merespons Perpol yang dinilai kangkangi putusan MK demi legalkan dwifungsi.

(Dok Turn Back Hoaks/Mafindo)

Pemerintah segera terbitkan PP untuk akhiri era "superbody" aparat. Januari nanti, polisi dilarang rangkap jabatan sipil tanpa lepas seragam. Netizen dukung penuh ketegasan Presiden. Publik menolak manuver "negara dalam negara" dan mendesak. Polri patuh pada konstitusi.

"Setuju gak Polisi aktif dilarang pegang Jabatan sipil? Blar fokus ngurus kriminal aja”

Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video dengan mengetikkan kata kunci “Prabowo ultimatum Jenderal Polisi di Kementerian: balik ke barak atau pensiun dini” di mesin pencarian Google. Namun, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang

Hasil penelusuran teratas mengarahkan pada video pemberitaan di kanal YouTube Tribunnews “RI 1 Ultimatum TNI & Polri: Beresin”.

Pada video yang tayang Selasa (8/4/2025) itu, Presiden Prabowo secara tegas meminta institusi Polri dan TNI berbenah internal berkaitan dengan Revisi UU TNI. Namun, Prabowo tidak menyebutkan bahwa Polri/TNI harus mundur atau pensiun dini saat menduduki jabatan tertentu.

Kesimpulan

Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, Unggahan berisi klaim “Prabowo ultimatum Jenderal Polisi di Kementerian: balik ke barak atau pensiun dini” merupakan konten palsu. (Knu)

#Presiden Prabowo Subianto #Jenderal Polisi ##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Pemerintah dikabarkan akan memungut pajak untuk masyarakat yang ingin jogging.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih mencapai Rp16 juta. Cek kebenaran informasinya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Indonesia
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Presiden Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi lokasi gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Indonesia
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Prabowo mengajak peserta upacara HUT ke-81 RI mendoakan para pahlawan dan warga terdampak bencana di Sumatera, NTT, dan wilayah lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Prabowo mengumumkan lokasi awal Indonesia Financial Center atau PFII di Jakarta dan Bali. PFII akan menjadi pusat keuangan dan investasi berstandar dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Indonesia
Prabowo Kenalkan DDMF, Siapkan Dana Kedaulatan untuk Giant Sea Wall hingga Mobil Nasional
Prabowo mengenalkan DDMF sebagai dana kedaulatan untuk membiayai proyek strategis jangka panjang, termasuk Giant Sea Wall hingga mobil nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Kenalkan DDMF, Siapkan Dana Kedaulatan untuk Giant Sea Wall hingga Mobil Nasional
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Indonesia
Prabowo Siapkan 30 GW PLTS Gantikan PLTD, Negara Bisa Hemat Rp 73,9 Triliun
Prabowo menargetkan pembangunan 30 GW PLTS tahun ini untuk menggantikan 13 GW PLTD, terutama di pulau terpencil dan daerah perdesaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan 30 GW PLTS Gantikan PLTD, Negara Bisa Hemat Rp 73,9 Triliun
Indonesia
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa Indonesia
Prabowo meminta perubahan UU untuk membuka kewarganegaraan ganda terbatas bagi diaspora Indonesia bertalenta dengan keahlian yang dibutuhkan kepentingan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa Indonesia
Bagikan