BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas Presiden Prabowo Subianto yang mengkritik keras jajaran elit BUMN, khususnya direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.

Menurut Rivqy, kritik Presiden Prabowo merupakan peringatan keras sekaligus koreksi moral terhadap tata kelola BUMN yang dinilai mulai menjauh dari nilai profesionalisme dan tanggung jawab publik.

“Presiden Prabowo menyuarakan kegelisahan rakyat. Tidak masuk akal, perusahaan merugi tapi elitnya tetap merasa berhak atas bonus. Ini bukan hanya soal keuangan negara, tapi soal etika kepemimpinan,” tegas Rivqy di Jakarta, Selasa (13/1).

Baca juga:

Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus

Ia menilai, praktik meminta tantiem di tengah kinerja buruk merupakan bentuk normalisasi kegagalan yang tidak boleh terus dibiarkan dalam pengelolaan BUMN.

“BUMN bukan perusahaan pribadi. Setiap rupiah yang hilang adalah uang rakyat. Kalau rugi, yang pertama dilakukan seharusnya introspeksi, bukan justru menuntut penghargaan,” lanjutnya.

Rivqy menekankan bahwa kemajuan BUMN mustahil tercapai tanpa keteladanan pimpinan. Profesionalisme, integritas, dan rasa tanggung jawab harus menjadi standar utama, bukan sekadar formalitas jabatan.

“BUMN tidak akan maju hanya dengan slogan transformasi. Ia butuh pemimpin yang berani bertanggung jawab, tahu malu ketika gagal, dan siap dievaluasi secara objektif,” ujarnya.

Baca juga:

Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah

Sebagai mitra kerja Kementerian BUMN, Komisi VI DPR RI, kata Rivqy, akan terus mendorong reformasi tata kelola, evaluasi berbasis kinerja nyata, serta sistem remunerasi yang adil dan rasional.

Ia menegaskan, kritik yang disampaikan Presiden Prabowo bukan bertujuan melemahkan BUMN, melainkan memperkuat peran BUMN sebagai motor ekonomi nasional.

“Kritik Presiden Prabowo harus dijadikan momentum bersih-bersih. Yang profesional kita dukung, yang gagal tapi tak mau bertanggung jawab harus berani dievaluasi, bahkan diganti,” pungkas Rivqy. (Pon)

#Komisi VI DPR #BUMN #Presiden Prabowo Subianto
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Di Hadapan MUI, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Lawan Korupsi
Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa bersatu memberantas korupsi saat menghadiri pengukuhan pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Di Hadapan MUI, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Lawan Korupsi
Indonesia
Kukuhkan Pengurus MUI 2025–2030, Prabowo: Lambang Bersatunya Ulama dan Umara
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pengukuhan pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal dan menegaskan pentingnya persatuan ulama dan umara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Kukuhkan Pengurus MUI 2025–2030, Prabowo: Lambang Bersatunya Ulama dan Umara
Indonesia
Hadiri Acara MUI, Prabowo Tekankan Persatuan Ulama dan Umara untuk Kemajuan Bangsa
Presiden Prabowo menegaskan persatuan ulama dan umara menjadi fondasi perdamaian dan kemakmuran bangsa saat menghadiri pengukuhan MUI di Masjid Istiqlal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Hadiri Acara MUI, Prabowo Tekankan Persatuan Ulama dan Umara untuk Kemajuan Bangsa
Indonesia
Prabowo Terbitkan PP Penertiban Tanah Terlantar untuk Kemakmuran Rakyat
Presiden Prabowo menerbitkan PP Nomor 48 Tahun 2025 tentang penertiban kawasan dan tanah terlantar. Tanah yang tidak dimanfaatkan bisa diambil negara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Prabowo Terbitkan PP Penertiban Tanah Terlantar untuk Kemakmuran Rakyat
Indonesia
Indonesia-Australia Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Hilirisasi Mineral
Presiden Prabowo mengajak Australia memperkuat kerja sama pendidikan dan investasi hilirisasi mineral kritis, termasuk nikel, tembaga, bauksit, dan emas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Indonesia-Australia Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Hilirisasi Mineral
Indonesia
PM Albanese: Indonesia Bukan Sekadar Mitra, tapi Sahabat Australia
PM Australia Anthony Albanese menegaskan hubungan Indonesia dan Australia kini lebih dari sekadar mitra, tetapi sahabat dekat dalam kemitraan strategis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
PM Albanese: Indonesia Bukan Sekadar Mitra, tapi Sahabat Australia
Indonesia
Prabowo dan PM Albanese Sepakati Traktat Keamanan Indonesia-Australia
Presiden Prabowo dan PM Australia Anthony Albanese menandatangani traktat keamanan bersama untuk memperkuat kemitraan strategis dan stabilitas Indo-Pasifik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Prabowo dan PM Albanese Sepakati Traktat Keamanan Indonesia-Australia
Indonesia
Pertamina Gabungkan Anak Usaha Sektor Hilir, Penyaluran BBM Diklaim Bakal Efisien
Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepastian pasokan energi nasional, serta meningkatkan daya saing Pertamina.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
 Pertamina Gabungkan Anak Usaha Sektor Hilir, Penyaluran BBM Diklaim Bakal Efisien
Indonesia
Dari Bank Indonesia ke Kementerian Keuangan, Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu
Presiden Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Dari Bank Indonesia ke Kementerian Keuangan, Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu
Indonesia
Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK, Ucap Sumpah di Hadapan Prabowo
Adies Kadir resmi jadi hakim Mahkamah Konstitusi, ucap sumpah jabatan di Istana Negara. Adies Menggantikan Arief Hidayat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK, Ucap Sumpah di Hadapan Prabowo
Bagikan