MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, memerintahkan pengurangan layer birokrasi serta penertiban anak dan cucu perusahaan di PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan sejumlah BUMN lainnya.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat memanggil Direktur Utama Pertamina, Simon A. Mantiri, ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (9/8) sore.
Baca juga:
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Prabowo Minta PLN dan Pertamina Pangkas Anak Perusahaannya
Momen pertemuan itu diunggah Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Senin (10/8).
Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya.
tulis Teddy
Pemangkasan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan dan restrukturisasi kelembagaan BUMN.
Kemudian, pemerintah ingin mempercepat pengambilan keputusan di tingkat manajemen dan operasional sekaligus meningkatkan produktivitas serta efisiensi perusahaan.
Baca juga:
PLN Ungkap Penyebab Mati Lampu di Jakarta dan Tangsel, 600 Ribu Pelanggan Terdampak
Dirut Pertamina Laporkan Perkembangan B50
Pada pertemuan tersebut, Simon juga melaporkan perkembangan Program Mandatori B50 yang sebelumnya diluncurkan Prabowo pada Juli 2026 lalu.
Pertamina turut melaporkan kesiapan infrastruktur untuk mendukung rencana penerapan mandatori bioethanol.
Penataan struktur BUMN ini diharapkan membuat perusahaan pelat merah lebih gesit, efisien, transparan, dan berdaya saing dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional. (knu)