Ribuan Guru Honorer Madrasah Swasta Demo di Monas, Tuntut Kesetaraan Pengangkatan PPPK
Demo Guru di Jakarta Pusat. (Foto: media sosial)
MerahPutih.com - Ribuan guru honorer madrasah swasta dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/10).
Mereka menuntut pemerintah memberikan hak yang sama dalam pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Para guru menilai selama ini terdapat perbedaan perlakuan dalam proses pengangkatan PPPK antara guru sekolah swasta dan negeri. Hal tersebut, menurut mereka, membuat guru madrasah swasta dirugikan dan perlu segera mendapatkan kesetaraan hak.
Massa aksi membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan agar tenaga pendidik di madrasah swasta tidak lagi diperlakukan berbeda dengan guru di sekolah negeri. Mereka juga menyerukan agar pemerintah menghapus diskriminasi dalam kebijakan rekrutmen guru PPPK.
“Kami sama-sama memiliki tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa,” ujar koordinator aksi, M. Zein, di sela-sela unjuk rasa.
Baca juga:
TransJakarta Arah Monas Dialihkan Imbas Demo Guru Madrasah, Halte Balai Kota & Gambir Tutup
Zein menambahkan, madrasah swasta telah lama berperan penting dalam mencerdaskan anak-anak bangsa di seluruh Indonesia.
“Karena itu, kami berharap Presiden Prabowo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa benar-benar menepati komitmen untuk memberikan afirmasi yang sama bagi guru madrasah swasta pada tahun 2026,” lanjutnya.
Sebagian besar peserta aksi mengenakan pakaian bernuansa putih, beberapa dengan kopiah atau penutup kepala tradisional yang menegaskan identitas mereka sebagai guru madrasah. Ada pula kelompok yang mengenakan seragam oranye atau jaket organisasi.
Beberapa peserta terlihat duduk di jalan dan trotoar sambil menggunakan payung untuk berteduh dari terik matahari.
Baca juga:
Usulan PPPK Diangkat Jadi PNS Dapat Dukungan dari DPR: Demi Kesejahteraan dan Karier yang Pasti
Aksi tersebut menyebabkan Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup sementara. Arus lalu lintas dialihkan dari Patung Kuda menuju Jalan H. Agus Salim. Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi terpantau padat merayap, lantaran massa memenuhi ruas jalan, trotoar, dan area taman.
Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan 1.597 personel untuk mengamankan jalannya aksi. Petugas memasang pembatas jalan besi di sepanjang lokasi, dan sejumlah mobil rantis disiagakan sebagai langkah antisipasi. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
2.080 PPPK BGN Tahap I Naik Status Jadi ASN
BGN Angkat 32 Ribu PPPK Februari, 97% Lebih Jalur Khusus untuk Kepala SPPG
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Nanik S. Deyang Tegaskan Relawan SPPG Tidak Masuk Skema Pengangkatan PPPK BGN