Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI

Ilustrasi Bendera Iran. (Foto: dok. media sosial Google)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nasib warga negara Indonesia (WNI) di Iran menjadi perhatian serius menyusul ancaman invasi dari Amerika Serikat serta meluasnya aksi unjuk rasa dan kerusuhan di dalam negeri Iran. Komisi I DPR RI meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyiapkan langkah evakuasi apabila eskalasi keamanan semakin meningkat.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. Ia menegaskan bahwa opsi evakuasi harus dipersiapkan secara matang dengan tetap memperhatikan keselamatan WNI serta prosedur diplomatik yang berlaku.

“Apabila eskalasi semakin meningkat, opsi evakuasi terukur juga harus dipersiapkan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan prosedur diplomatik yang berlaku,” kata Dave kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/1).

Selain evakuasi, Dave juga menekankan pentingnya sosialisasi mitigasi keamanan kepada seluruh WNI yang berada di Iran. Menurutnya, Kemlu RI harus menjalankan tugas perlindungan WNI secara maksimal di tengah situasi yang kian tidak menentu.

“Dalam kondisi yang penuh gejolak seperti sekarang, kami menyerukan agar Kemlu segera melakukan langkah-langkah antisipatif dan koordinatif,” ujar Dave yang juga politikus Partai Golkar.

Baca juga:

Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir

Dave menyebutkan bahwa situasi di Iran terus dipantau oleh Komisi I DPR, terutama terkait keselamatan WNI. Ia menegaskan bahwa perlindungan dan keselamatan WNI harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Ia juga meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran untuk aktif memantau perkembangan situasi secara real-time serta membuka saluran komunikasi darurat bagi seluruh WNI.

“Inventarisasi jumlah dan lokasi WNI perlu segera dilakukan untuk mengidentifikasi potensi risiko secara cepat,” jelasnya.

Baca juga:

Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI

Diketahui, kerusuhan yang terjadi di Iran dilaporkan terus meluas dan telah menyebabkan ribuan orang meninggal dunia. Pemerintah Iran bahkan menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari untuk menghormati para korban tewas.

Pengumuman masa berkabung tersebut disampaikan pemerintah Iran pada Minggu (11/1) waktu setempat. Di saat bersamaan, pemerintah Iran juga menyerukan kepada rakyatnya untuk terus melawan Amerika Serikat dan Israel.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian turut mengajak masyarakat Iran untuk turun ke jalan pada Senin (12/1) dalam pawai nasional guna mengecam kekerasan yang dituding Iran didalangi oleh kedua negara tersebut. (Knu)

#Iran #Komisi I DPR #Demonstrasi #Krisis Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Indonesia
Amnesty Soroti Program Bela Negara bagi Massa Demo DPR, Sebut Sarat Intimidasi
Amnesty International menyoroti program bela negara bagi warga dan pelajar yang ditangkap saat demo DPR/MPR pada 27 Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Amnesty Soroti Program Bela Negara bagi Massa Demo DPR, Sebut Sarat Intimidasi
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Indonesia
SETARA Soroti Kekerasan terhadap Demonstran: Jangan Sampai Premanisme Kalahkan Kebebasan Sipil
SETARA Institute meminta Kepolisian mengusut kekerasan terhadap demonstran dan menelusuri pihak yang menggerakkan, membiayai hingga memprovokasi aksi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
SETARA Soroti Kekerasan terhadap Demonstran: Jangan Sampai Premanisme Kalahkan Kebebasan Sipil
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Indonesia
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Polda Metro Jaya menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan ormas dalam kasus kematian Bambang Setiyawan di Pejompongan dan minta publik setop beropini.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Bantah Ormas Terlibat kasus Warga Pejompongan Tewas Pas Demo, Polda Minta Publik Setop Beropini
Bagikan