Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI

Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak.(foto: Instagram @ alireza__kazempour)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Situasi keamanan di Iran kian memanas menyusul ancaman invasi dari Amerika Serikat. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk menunda rencana perjalanan ke negara tersebut.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne, menyampaikan agar WNI mempertimbangkan kembali rencana bepergian ke Iran hingga kondisi keamanan dinyatakan kondusif.

“Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Iran, diimbau agar menunda perjalanan hingga situasi dan kondisi keamanan dinyatakan kondusif,” kata Yvonne dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/1).

Meski demikian, Yvonne menjelaskan bahwa berdasarkan komunikasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran dengan para WNI di berbagai wilayah Iran, sejumlah kota yang menjadi simpul utama komunitas WNI, seperti Qom dan Isfahan, relatif tidak mengalami gangguan keamanan yang signifikan.

“WNI di Iran sebagian besar berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa di berbagai lembaga pendidikan, khususnya di Kota Qom,” jelasnya.

Baca juga:

Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran

Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras

Kemlu RI memastikan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan guna menghadapi kemungkinan eskalasi situasi keamanan sesuai dengan rencana kontingensi yang telah disiapkan.

KBRI Tehran juga mengimbau seluruh WNI yang berada di Iran untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, menghindari pusat-pusat demonstrasi dan kerumunan massa, serta menjaga komunikasi secara aktif dengan KBRI.

“KBRI Tehran mengimbau seluruh WNI di Iran agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjaga komunikasi,” ujar Yvonne.

Dalam kondisi darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Tehran di nomor +98 991 466 8845 atau +98 902 466 8889, serta Hotline Direktorat Perlindungan WNI Kemlu RI di nomor +62 812-9007-0027.

Baca juga:

Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir

Sebagai informasi, potensi intervensi militer Amerika Serikat disebut-sebut dapat terjadi dalam 24 jam ke depan. Presiden AS Donald Trump bahkan dilaporkan telah berulang kali mengancam akan melakukan intervensi militer guna mendukung para pengunjuk rasa di Iran.

Dalam berbagai laporan internasional, ribuan orang disebut tewas akibat penindakan aparat keamanan terhadap kerusuhan dan aksi protes yang menentang pemerintahan Iran. (Knu)

#Iran #Krisis Politik #Demonstrasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Amnesty Soroti Program Bela Negara bagi Massa Demo DPR, Sebut Sarat Intimidasi
Amnesty International menyoroti program bela negara bagi warga dan pelajar yang ditangkap saat demo DPR/MPR pada 27 Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Amnesty Soroti Program Bela Negara bagi Massa Demo DPR, Sebut Sarat Intimidasi
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Indonesia
SETARA Soroti Kekerasan terhadap Demonstran: Jangan Sampai Premanisme Kalahkan Kebebasan Sipil
SETARA Institute meminta Kepolisian mengusut kekerasan terhadap demonstran dan menelusuri pihak yang menggerakkan, membiayai hingga memprovokasi aksi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
SETARA Soroti Kekerasan terhadap Demonstran: Jangan Sampai Premanisme Kalahkan Kebebasan Sipil
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Bagikan