Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono berbicara kepada awak media usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026). (ANTARA/Nabil Ihsan)
MerahPutih.com - Iran diguncang gelombang protes yang bermula pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran sebelum kemudian menyebar ke sejumlah kota lain. Aksi tersebut dipicu anjloknya nilai tukar rial Iran serta memburuknya kondisi ekonomi.
Human Rights Activists News Agency, lembaga pemantau HAM yang berbasis di AS, memperkirakan jumlah korban tewas telah melampaui 2.550 orang, termasuk aparat keamanan dan pengunjuk rasa, dengan lebih dari 1.134 orang terluka.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi di Iran sebelum memutuskan mengevakuasi WNI menyusul demonstrasi besar yang merebak di negara tersebut.
Menurut dia, sebagian besar WNI yang ada di Iran adalah pelajar yang terpusat di kota Qom dan Isfahan, yang diketahui bukan merupakan titik demonstrasi besar di negara tersebut.
Baca juga:
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
“Kalau dilihat dari situasinya, (para WNI) ada di beberapa kota yang sebenarnya bukan merupakan titik-titik demonstrasi besar, kami akan lihat terus perkembangannya,” kata Menlu RI, merespons pertanyaan terkait rencana evakuasi WNI dari Iran, Rabu (14/1).
Ditemui usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Sugiono mengakui bahwa pihaknya sempat mengalami kendala komunikasi. Meski demikian, menurut laporan terbaru yang diterima, dipastikan tidak banyak WNI yang terdampak unjuk rasa besar-besaran di Iran.
Ia mengimbau kepada seluruh WNI yang masih ada di Iran untuk tetap waspada, selalu memerhatikan perkembangan situasi, serta menghindari titik-titik atau tempat demonstrasi di wilayah mereka.
“Saya juga sudah menyampaikan kepada duta besar kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah jika sewaktu-waktu evakuasi tersebut perlu dilakukan,” kata Menlu RI, menambahkan.
Dalam pernyataan Kemlu RI pada Senin (12/1), berdasarkan komunikasi KBRI Teheran dengan para WNI di berbagai wilayah, khususnya di Qom dan Isfahan, mereka mengaku tidak mendapat gangguan keamanan yang signifikan.
Berdasarkan penilaian KBRI dan dengan memperhatikan kondisi di lapangan hingga Senin (12/1), evakuasi juga belum diperlukan.
KBRI juga telah mengimbau WNI yang berencana melakukan perjalanan ke Iran untuk menundanya hingga situasi dan kondisi keamanan di negara terkait dinyatakan kondusif.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari