MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta terus menggalakkan program vaksinasi guna menyelesaikan wabah virus corona. Saat ini, vaksinasi telah diberikan bagi anak berusia di bawah 18 tahun.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria pun mengklaim, pelaksanaan vaksinasi di Jakarta telah melampaui dari target yang diarahkan Presiden Jokowi tiap harinya.
Permintaan Presiden Jokowi yakni Jakarta wajib melakukan percepatan vaksinasi setiap hari hingga 100 ribu dosis. Tapi, hasil kerja keras Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI dapat mencapai 158 ribu dosis per hari.
Baca Juga:
Pengaruh Vaksinasi COVID-19 pada Kesehatan Reproduksi Perempuan
"Mudah-mudahan dengan percepatan ini, DKI Jakarta tidak hanya dapat melaksanakan vaksin bagi seluruh warganya sesuai jadwal, tapi bahkan lebih cepat dari jadwal yang diharapkan semula,"
kata Riza usai meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun di MAN 2, Jakarta Timur, Jumat (2/7).
Riza mengatakan, percepatan vaksinasi di Jakarta merupakan salah satu cara agar dapat mengurangi mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah DKI.
Sejauh ini, Riza mengungkapkan, Pemprov DKI telah memberikan 6.423.101 dosis kepada masyarakat. Dengan rincian, dosis 1 mencapai 4.498.251 dan dosis 2 sebanyak 1.924.850.
Lebih lanjut, kata politikus Gerindra ini, total vaksin yang sudah diterima Pemprov DKI dari pemerintah pusat sebesar 6.500.000 dosis.
"Mudah-mudahan, kita bisa segera menyelesaikan pelaksanaan vaksin di wilayah DKI Jakarta dengan target 8,8 juta," ungkapnya.
Mantan anggota DPR ini berpesan untuk seluruh masyarakat agar tidak perlu takut atau khawatir pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Ia pun mengimbau kepada warga agar mau ikut vaksin mengingat kasus COVID-19 sudah parah.
Baca Juga:
Alasan Warga Tidak Bisa Pergi Jauh Tanpa Bawa Kartu Vaksinasi COVID-19
Terlebih pada seluruh orang tua untuk dapat memberikan izin atau mendaftarkan putra-putrinya, khususnya yang berusia 12-17 tahun, untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 dalam rangka melindungi anak-anak.
"Vaksin ini halal dan jika ada efek sampingnya pun telah disiapkan penanganannya. Jadi, ini aman. Segera daftarkan, koordinasikan dengan Puskesmas setempat, RT/RW, kantor-kantor tempat kita bekerja atau sekolah tempat kita sekolah untuk mendapatkan vaksin," jelasnya. (Asp)
Baca Juga:
Sesuai Instruksi Luhut, 50 Persen Vaksin dari Jepang Disalurkan ke Wilayah Rawan COVID-19