Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Update COVID-19 DKI Selasa (6/10): 81.043 Positif, 66.315 Sembuh

Andika Pratama - Selasa, 06 Oktober 2020

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Selasa (6/10). Dengan positivity rate 11,3 persen penambahan kasus positif perhari sebanyak 1.007 jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 9.627 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.220 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.007 positif dan 6.213 negatif.

Baca Juga

Anggota DPR Ini Minta Swab Tes Hingga Vaksin COVID-19 Digratiskan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 94.763. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 64.008," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 12.922 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Untuk jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 81.043 kasus. Dari 81.043, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 66.315 dengan tingkat kesembuhan 81,8 persen, dan total 1.806 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,7 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,3 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,0 persen.

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Baca Juga

Puluhan Anggota dan Staf DPR Positif COVID-19, DPR Buka Opsi Lockdown

Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)

Baca Artikel Asli