Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Tyrannosaurus Rex Punya AC di Kepalanya

Ikhsan Aryo Digdo - Sabtu, 10 Oktober 2020

BUMI ini semakin panas. kita harus bergantung pada AC atau angin yang sejuk untuk mendinginkan diri. Tetapi tidak berlaku kepada beberapa reptil, mereka memiliki built-in AC di kepalanya. Mereka tidak perlu mencari tempat adem buat mendinginkan diri.

Melansir CNN dan BBC yang merangkum hasil penelitian yang dipublikasi di The Anatomical Record, T.rex memiliki dua lubang besar di bagian atas tengkorak. Sebelumnya, para ilmuwan berpikir ciri-ciri anatomi di bagian atas kepala sang T.rex sebelumnya diperkirakan diisi oleh otot yang membantu gerakan rahang T.rex yang kuat.

Baca juga:

Rekonstruksi Ilmuwan Pecahkan Misteri Spinosaurus, Dinosaurus Perenang Pertama

Tetapi sebuah tim lain mengatakan kemungkinan besar area itu dipenuhi dengan pembuluh darah yang membantu T.rex mengatur suhunya, berdasarkan pekerjaan mereka dengan aligator dan reptil lainnya.

Hewan besar memerlukan cara khusus untuk mendinginkan tubuh, karena panas tubuh mereka yang luar biasa dapat membuat mereka merasa kewalahan jika dalam kondisi panas.

Perbandingan lubang kepala berbagai jenis reptil. (Foto: twitter/@CrocHoliday)

Untuk menguji asumsi baru ini, peneliti menerapkan thermal imaging pada reptil modern. Cara ini memungkinkan panas untuk diterjemahkan menjadi cahaya tampak. Para peneliti menggunakan teknik ini pada aligator di Taman Zoologi Peternakan Buaya St. Augustine di Florida.

Kent Vliet, penulis studi dan koordinator laboratorium di Departemen Biologi Universitas Florida menjelaskan dalam studinya bahwa panas tubuh aligator bergantung pada lingkungannya.

Dari situ, mereka memperhatikan ketika cuaca lebih dingin dan melihat saat aligator mencoba untuk menghangatkan diri, thermal imaging menunjukkan titik panas yang besar di lubang-lubang di atap tengkorak mereka, menunjukkan peningkatan suhu. Namun, di kemudian hari ketika cuaca lebih hangat, lubangnya tampak gelap, seperti dimatikan agar tetap dingin.

Baca juga:

Tidak Hanya Manusia, Dinosaurus juga Bisa Kena Kanker

"Ini sesuai dengan penelitian sebelumnya tentang aligator dan sistem peredaran darah lintas arus mereka, atau termostat internal," tambah Vliet.

Saat menganalisis fosil dan gambar-gambar tiga dimensi kerangka T.rex, peneliti menemukan bahwa ia memiliki lubang dipenuhi dengan pembuluh darah yang mirip dengan aligator.

Sama seperti aligator, T.rex juga bisa menghangatkan atau mendinginkan diri sesuai dengan suhu lingkungannya. (Brian Engh)

"Memiliki lapisan kapiler (pembuluh darah kecil) di atap tengkorak menyediakan mekanisme bagi mereka untuk mengumpulkan panas atau melepaskan panas," jelas Casey Holliday, peneliti dari University of Missouri.

Sama seperti aligator, T.rex harus bisa melepaskan panas karena mereka sudah menghasilkan banyak panas tubuh secara umum. Memiliki "jendela termal" di kepalanya akan sangat membantu, mereka juga mungkin terengah-engah, seperti burung dan buaya.

Penemuan baru mengenai kerangka T.rex ini juga berarti bahwa otot rahang T.rex dan kekuatan gigitan mungkin lebih kecil dari yang diyakini para peneliti sebelumnya. Di masa mendatang, para peneliti berencana untuk menerbangkan drone di atas aligator liar untuk melakukan lebih banyak thermal imaging. (lev)

Baca juga:

Fosil Spesies Dinosaurus Baru Ditemukan di Inggris

Baca Artikel Asli