Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Tips Makan Bersama yang Aman di Tengah Pandemi Menurut Dokter

Raden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 14 Desember 2021

BAGI masyarakat yang ingin makan bersama di masa pandemi COVID-19, tidak boleh sembarang. Karena menurut Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes Prov. DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama, MKM ada tata caranya.

Menurut Ngabila, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan saat makan bersama. "Kalau mau makan bersama lepas maksernya bergantian. Kita tetap bisa bercengkerama dengan teman. Saat teman makan, kita bisa pakai masker (bergantian)," ujar dr. Ngabila, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Baca Juga:

Pola Makan Sehat yang Bisa Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan (Foto: pixabay/vivienviv0)

Ngabila menuturkan, bahwa orang-orang harus tetap meningkatkan kewaspadaan mereka, pada risiko terkena paparan COVID-19. Yakni dengan cara menerapkan protokol kesehatan 6M.

Adapun protokol kesehatan 6M yakni meliputi mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan menghindari makan bersama. Selain Ngabila juga menambahkan, ada beberapa hal lagi yang perlu di perhatikan.

"Menjaga ventilasi, durasi, dan jarak sangat penting, karena COVID-19 bisa menular secara airborne, lokasi indoor itu menjadi potensi yang cukup besar. Tetapi kita bisa mengantisipasinya dengan 6M," jelasnya.

Kemudian, menurut ngabila, penting juga untuk melakukan vaksinasi bagi masyarakat yang belum divaksin. Karena, saat ini sejumlah vaksin yang tersedia aman digunakan, termasuk untuk mereka dengan kondisi medis tertentu seperti autoimun.

Baca Juga:

Cara Mudah Agar Si Kecil Suka Makan Sayur

Kendati demikian, seseorang dengan kondisi medis tertentu, disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, untuk mendapat persetujuan gara dapat segera di vaksinasi.

"Tetapi harus dibuat terkontrol, tidak ada gejala dulu, tidak muncul reaksi dulu sehingga memang dipastikan lebih aman. Atau dilakukan vaksinasi di tempat yang punya fasilitas emergency yang baik misalnya di rumah sakit," ujar Ngabila.

Bila tidak memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya lekas melakukan vaksinasi (Foto: pixabay/wir_pix)

Selain itu, bagi Ngabila, Vaksinasi begitu penting, karena tak sekadar melindungi diri sendiri, tapi juga melindungi orang sekitar kamu yang benar-benar ingin divaksin, namun belum bisa karena kondisi medisnya.

Perihal makan bersama saat pandemi, Ketua departemen kedokteran penyakit menular di Mount Sinai South Nassau di Oceanside, New York Aaron E. Glatt, MD menjelaskan, bahwa masalah terbesar saat berkumpul untuk makan, yakni setiap orang harus melepas masker mereka.

Tak hanya itu, masalah lainnya yakni percakapan yang biasannya menyertai makan, bisa dengan mudah menyebarkan virus COVID-19 ke udara.

Sementara itu, menurut Asosiasi Medis di The Texas menyatakan, bahwa makan di dalam restoran termasuk kategori risiko sedang-tinggi COVID-19. Sementara makan malam di rumah atau menghadiri barbekyu di luar ruang, termasuk dalam risiko sedang. (Ryn)

Baca Juga:

Kenali Pengaruh Obesitas Terhadap Risiko Serangan Jantung

Baca Artikel Asli