Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam, 1 menit lalu
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate

Ilustrasi. (ANTARA/BI Dokumentasi/pri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Suku bunga acuan (BI-Rate) diprediksi akan bertahan pada level 5,5 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia bulanan Juni 2026.

Keputusan mempertahankan tingkat suku bunga ini menyusul langkah pengetatan signifikan kurun waktu sangat singkat sebelumnya.

Menurut pandangan kami, ini merefleksikan pengetatan moneter cukup signifikan dan kami memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga kebijakan pada rapat bulan Juni,

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky.

Baca juga:

IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI

Rekam Jejak Agresivitas Suku Bunga BI-Rate

Sebelumnya, Bank Indonesia meluncurkan rangkaian kebijakan ketat demi meredam gejolak depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Rentetan intervensi tersebut terekam jelas melalui fluktuasi indikator pasar keuangan:

  • RDG Reguler Mei 2026: Kenaikan BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps).

  • RDG Mingguan Juni 2026: Kenaikan tambahan 25 bps akibat rupiah menyentuh level Rp18.000 per dolar AS.

  • Total Akumulasi Kenaikan: Pengetatan moneter mencapai 75 bps dalam periode singkat.

  • Posisi Nilai Tukar Terbaru: Rupiah berhasil menguat balik ke kisaran Rp17.700 per dolar AS per 12 Juni.

  • Arus Keluar Modal Asing: Pasar obligasi mencatat net outflow 0,18 miliar dolar AS, sementara pasar saham defisit 0,19 miliar dolar AS sepanjang 9-12 Juni.

Karyawan

Langkah tambahan menarik arus masuk modal bermuara pada peningkatan imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Kebijakan ini terbukti efektif menstabilkan pasar keuangan, meskipun pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini masih bertumpu pada aksi buyback saham bank BUMN serta akumulasi investor domestik.

Menanti Pemulihan Kepercayaan Investor Jangka Panjang

Pandangan senada datang dari Chief Economist Bank Permata Josua Pardede mengenai urgensi pelonggaran kebijakan suku bunga. Penguatan rupiah jangka pendek memberi ruang bagi bank sentral menahan laju kenaikan BI-Rate.

“Ini berarti penguatan rupiah saat ini masih ditopang oleh kombinasi kenaikan suku bunga, instrumen moneter jangka pendek, dan perbaikan sentimen global, belum sepenuhnya oleh pemulihan kepercayaan investor jangka panjang,” jelas Josua dinukil Antara.

Ilustrasi.

Josua memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak stabil kisaran Rp17.400 hingga Rp17.900 per dolar AS pasca pengetatan kumulatif 75 bps. Sentimen positif global berupa penurunan harga minyak dunia turut meringankan beban kerja instrumen moneter domestik.

Baca juga:

IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856

Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan.

Penguatan nilai tukar memerlukan sokongan nyata dari Realisasi Investasi Asing Langsung (FDI). Pemerintah wajib memperkuat komunikasi prospek investasi domestik guna memastikan komitmen jangka panjang para pemodal global terealisasi sempurna di Indonesia.

#Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham #IHSG #Bank Indonesia #BI Rate #Suku Bunga Acuan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 1 menit lalu
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Indonesia
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Kondisi mancanegara turut memperkeruh suasana perdagangan saham dalam negeri
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 56 menit lalu
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI
Indonesia
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Tekanan jual tidak hanya menyasar saham lapis kedua, melainkan turut melanda jajaran emiten berkapitalisasi pasar raksasa
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856
Dunia
Kekayaan Elon Musk Meledak Sejak IPO SpaceX, Tembus Rp 23.120 Triliun
Elon Musk resmi mencatat sejarah sebagai orang pertama di dunia dengan kekayaan lebih dari 1 triliun dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Kekayaan Elon Musk Meledak Sejak IPO SpaceX, Tembus Rp 23.120 Triliun
Indonesia
IHSG Tembus Level Angker 6.300, Analis Ingatkan Jangan Buru-Buru Nafsu Borong Saham
Di sisi lain, geopolitik Timur Tengah turut memicu volatilitas harga komoditas energi dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
IHSG Tembus Level Angker 6.300, Analis Ingatkan Jangan Buru-Buru Nafsu Borong Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik
Pergerakan kontras ini menunjukkan dinamika pasar keuangan sedang bergerak dinamis
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik
Indonesia
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Indonesia
BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam
Bank sentral berkomitmen terus mencermati perkembangan pasar keuangan global maupun domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam
Indonesia
IHSG dan Rupiah Menguat, Dasco: Kepercayaan ke Pemerintah Meningkat
Dia mengaku mendapat informasi bahwa dalam pekan ini hingga pekan depan pemerintah akan menjalankan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
IHSG dan Rupiah Menguat, Dasco:  Kepercayaan ke Pemerintah Meningkat
Indonesia
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
BI telah membeli SBN senilai Rp 156,5 triliun, setelah sepanjang 2025 merealisasikan pembelian sebesar Rp 332,14 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
Bagikan