Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Temui Suluh Kebangsaan dan Tokoh Lintas Ormas, Wiranto Bahas Aksi 22 Mei

Andika Pratama - Selasa, 28 Mei 2019

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto bertemu dengan Gerakan Suluh Kebangsaan, tokoh lintas ormas.

Suluh Kebangsaan yang dikomandoi Mahfud MD datang bersama tokoh agama Islam Quraish Shihab, tokoh agama Kristen Romo Benny Susetyo, tokoh agama Katolik Romo Magnis Suseno, Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Wiranto memaparkan pertemuan tersebut memiliki semangat yang sama untuk merawat persatuan dan kesatuan bangsa ini.

BACA JUGA: Polri Bocorkan Honor Pembunuhan 4 Tokoh Nasional Dibayar 'Partun'

“Dari dialog yang kita lakukan kita mempunyai satu pemahamam yang sama bagaimana memahami kondisi negeri yang kita cintai ini, dan khusus untuk kita mendiskusikan aksi 21-22 Mei yang lalu, dengan semua pelibatannya semua kita bahas satu persatu,” ujar Wiranto di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (27/5).

Wiranto juga menyampaikan secara detil apa yang sebenarnya terjadi pada tanggal 21-22 Mei 2019 hingga terjadinya bentrok antara aparat keamanan dan demonstran hingga berujung pada jatuhnya korban baik dari massa maupun aparat.

“Agar beliau memahami apa yang sebenarnya terjadi apa yang sebenarnya dihadapi aparat keamanan tentu sangat jauh berbeda apa yang bergulir ke publik lewat sosial media dengan berbagai spekulasi, tuduhan-tuduhan terhadap aparat keamanan seakan sewenang-wenang, lepas kontrol tidak berprikemanusian dan sebagainya, ada hal-hal yang kita sampaikan lebih luas dan lebih dalam kepada mereka,” ujarnya.

Delegasi Gerakan Suluh Kebangsaan bersama Panglima TNI
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama delegasi Gerakan Suluh Kebangsaan yang dipimpin Mahfud MD (Foto: MP/Kanu)

Mahfud MD menyatakan situasi saat ini sangat perlu adanya sebuah gerakan bersama untuk lebih mengedepankan dialog menjunjung tinggi kebersamaan, dan menghargai kebhinekaan dalam bingkai NKRI.

BACA JUGA: Dewasa Lah, Putusan MK Final Jangan Ada Lagi Pengerahan Massa

“Ada harapan-harapan untuk pembangunan demokrasi dan penegakan hukum ke depan tapi juga adanya ancaman-ancaman yang harus diantisipasi,” tandasnya. (Knu)

Baca Artikel Asli