MERAHPUTIH.COM — MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendesak pemerintah daerah segera menggunakan bantuan pendanaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mempercepat pemadaman dan melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.
Tito menegaskan dukungan anggaran dari pemerintah pusat tidak boleh berhenti pada penyaluran dana, tetapi harus segera diwujudkan dalam langkah operasional di lapangan.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Saya minta para kepala daerah segera mengoptimalkan bantuan ini untuk memperkuat pemadaman, melindungi warga dari dampak asap, dan memenuhi kebutuhan petugas di lapangan,” ujar Tito dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (26/10).
Pemerintah telah menyalurkan bantuan presiden untuk penanganan karhutla dalam dua tahap dengan total nilai mencapai Rp 1,24 triliun. Bantuan tahap pertama sebesar Rp 760 miliar disalurkan pada 7 September 2026, sedangkan tahap kedua mencapai Rp 480 miliar untuk 44 kabupaten/kota di tujuh provinsi.
Baca juga:
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Pada penyaluran tahap kedua, Kalimantan Tengah mendapat alokasi Rp 110 miliar untuk sembilan daerah, Sumatra Selatan sebesar Rp 100 miliar untuk 10 daerah, dan Kalimantan Selatan Rp 80 miliar untuk tujuh daerah. Sementara itu, Riau memperoleh Rp 70 miliar untuk tujuh daerah.
Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Timur masing-masing mendapat Rp 40 miliar, dengan cakupan tiga hingga empat daerah per provinsi.
Tito meminta penggunaan bantuan dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, tetapi tetap mengikuti mekanisme penganggaran serta prinsip akuntabilitas. Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat operasi pemadaman, menyediakan bahan bakar dan logistik, memobilisasi personel, serta mendukung kebutuhan peralatan di lapangan.
Pemerintah daerah juga diminta memastikan bantuan menjangkau wilayah prioritas dan masyarakat yang terdampak. Dengan demikian, dukungan anggaran tersebut dapat mempercepat penanganan kebakaran sekaligus menekan risiko yang ditimbulkan kabut asap.(knu)
Baca juga:
Karhutla Mulai Ancam Kawasan IKN, Polri Kerahkan 100 Personel Brimob