821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah tidak layak huni.

Ia menyarankan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar program bedah rumah mendapat dukungan anggaran.

Tito menilai, perbaikan kualitas tempat tinggal warga perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, termasuk di Jakarta yang merupakan kota metropolitan.

Hal tersebut disampaikan saat Tito meninjau bedah rumah di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Menurutnya, program tersebut juga dapat mendukung upaya mengatasi persoalan sosial di lingkungan permukiman.

Bahwa anggaran di DKI untuk bedah rumah hampir tidak ada, saran saya nanti disampaikan kepada Bapak Gubernur agar dibuatkan perubahan karena menyelesaikan masalah-masalah seperti Kampung Ambon, kampung narkoba, saya yakin mereka juga enggak mau untuk disebut sebagai kampung narkoba, ada kegiatan narkoba di sini, semua nggak mau,

Mendagri RI, Tito Karnavian.

Tito Minta Pemda Prioritaskan Program Pro Rakyat

Tito mengatakan Presiden Prabowo Subianto pernah menyampaikan bahwa kebahagiaan seorang pemimpin adalah ketika melihat rakyatnya menjadi lebih baik.

Ia menilai, harapan tersebut perlu diwujudkan melalui dukungan pemerintah daerah. Karena itu, Tito meminta Pemprov DKI Jakarta menganggarkan program perbaikan rumah tidak layak huni dan mengimbau pemerintah daerah lainnya melakukan langkah serupa.

"Saya mohon juga untuk pemerintah daerah DKI juga menganggarkan program-program ini. Di sini ada DPRD-nya, karena ada banyak perumahan, saya mohon disampaikan. Dan saya mengimbau juga kepada seluruh pemerintah daerah melakukan kegiatan yang sama. Buat program yang pro rakyat kecil," sambung Tito.

Baca juga:

Alat Berat Ratakan Sarang Narkoba, Puluhan Lapak di Kampung Ambon Cengkareng Hancur Tak Tersisa

821.840 Rumah di Jakarta Disebut Tak Layak Huni

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyoroti belum adanya anggaran APBD DKI Jakarta untuk memperbaiki rumah tidak layak huni pada 2026.

Maruarar menyebut terdapat 821.840 rumah tidak layak huni di Jakarta pada 2026. Data tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti ketika menjawab pertanyaan Maruarar saat meninjau program bedah rumah untuk warga lanjut usia di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/10).

"Di DKI Jakarta berdasarkan data pak di 2026 di DKI Jakarta yang tidak layak huni ada 821.840," ujar Amalia.

Setelah mendengar data tersebut, Maruarar menanyakan ketersediaan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Kelik Indriyanto.

"Pertanyaan saya, dengan 800.000 lebih rumah dan 200.000 lebih rumah di Jakarta Barat yang tidak layak huni, ada enggak anggaran APBD Jakarta untuk memperbaiki rumah yang tidak layak huni?" tanya Maruarar.

"Izin, Pak, untuk tahun 2026 belum ada, Pak," jawab Kelik.

Kuota Bedah Rumah Jakarta 2026 Capai 10.300 Unit

Maruarar mengatakan kuota program bedah rumah di Jakarta pada 2026 mencapai 10.300 unit. Salah satu rumah yang masuk dalam program tersebut adalah milik Ester Yacoba Simakul, 64 tahun, seorang lansia di Kampung Ambon.

Ia membandingkan kuota tahun ini dengan pelaksanaan program pada 2025 yang hanya mencakup 158 rumah. Menurut Maruarar, peningkatan kuota menjadi 10.300 unit merupakan dukungan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki rumah warga Jakarta.

Nah, saya harus sampaikan hari ini, karena DPRD DKI Jakarta tidak ada anggarannya bersama Bapak Gubernur untuk bedah rumah, padahal 800.000 lebih rumahnya kurang lebih tidak layak huni, di antaranya seperti Ibu Ester, maka Pak Prabowo itu tahun lalu tidak sampai 200,

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait.

Ia kemudian menyebut jumlah rumah yang diperbaiki pada 2025 sebanyak 158 unit, sebelum kuota program ditingkatkan menjadi 10.300 unit pada tahun ini.

"158. Kita naikkan tahun ini menjadi 10.300 memperbaiki rumah rakyat Jakarta, ya, rakyat Jakarta. Ya, tepuk tangan dulu buat Prabowo. Karena di Jakarta nol. Ya, di Jakarta berapa? Nol. Prabowo kasih berapa? 10.300. Biar jelas ya urusannya. Jadi yang memperbaiki di Jakarta adalah Presiden Prabowo. Supaya kita terbuka aja," kata Ara.

Baca juga:

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau

Maruarar menambahkan, pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta tetap bekerja sama dalam sejumlah program perumahan lainnya, termasuk pembangunan rumah susun. Namun, ia menegaskan kuota bedah rumah sebanyak 10.300 unit pada 2026 merupakan dukungan dari Presiden Prabowo.

"Nah, kita bekerja sama dengan Pak Pram membangun yang lain, ya. Pak Pram mendukung soal rusun, dan sebagainya, dan sebagainya. Khusus buat bedah rumah, itu Pak Prabowo yang hadir 10.300. Biar Pak Kapolda jelas, ya, begitu angkanya, Pak," lanjutnya. (Asp)

#Tito Karnavian #Mendagri #Menteri PKP #Maruarar Sirait #Pemprov DKI Jakarta #Rumah Layak Huni
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI
Tito Karnavian meminta Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran bedah rumah. BPS mencatat 821.840 rumah di Jakarta tidak layak huni pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
821 Ribu Rumah di Jakarta Tak Layak Huni, Tito Karnavian Singgung Anggaran DKI
Indonesia
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Pramono Anung menyatakan transportasi umum di Jakarta, termasuk Transjakarta, MRT, LRT, dan Mikrotrans, akan gratis bagi pencari kerja mulai 1 Januari 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Mulai 2027, Pencari Kerja di Jakarta Bisa Naik Transjakarta hingga MRT Gratis
Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Indonesia
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Tito Karnavian menjelaskan penggunaan surfaktan dan modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di lahan gambut. Dry ice dimanfaatkan untuk bantu mengurangi asap.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Bagikan