Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029

Skor GCG PAM Jaya pada 2025 naik. Foto: Dok. PAM Jaya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PAM Jaya mencatat skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,099 dengan predikat 'Sangat Baik' pada 2025.

Capaian tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang memperoleh skor 85,9, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya sistem pengelolaan dan proses bisnis PAM Jaya dalam menjalankan perusahaan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Assessment GCG tersebut dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta.

Peningkatan itu menjadi bagian penting dalam perjalanan PAM Jaya sebagai perusahaan yang terus berkembang sekaligus mengemban tanggung jawab menyediakan layanan air minum perpipaan bagi masyarakat Jakarta.

Baca juga:

PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029

Sedangkan di tengah upaya memperluas cakupan layanan, penguatan sistem internal menjadi fondasi agar setiap keputusan dan proses bisnis dapat berjalan secara terarah serta memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan peningkatan skor GCG menjadi bagian dari penguatan PAM Jaya sebagai perusahaan yang semakin profesional dan tertata.

Skor dan predikat 'Sangat Baik' tersebut menjadi cerminan bahwa PAM Jaya terus membangun perusahaan yang sehat, transparan, akuntabel, serta memiliki proses bisnis yang semakin tertata.

Ketika tata kelola perusahaan semakin baik, kepercayaan juga semakin kuat, dari situlah perusahaan memiliki fondasi yang lebih baik untuk terus bertumbuh dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

ujar Arief, Kamis (8/10)

GCG Sejalan dengan Nilai Budaya Kerja

Menurutnya, penguatan tata kelola juga sejalan dengan nilai budaya kerja PAM Jaya, yaitu BERKOMITMEN. Nilai tersebut menjadi landasan bagi PAM Jaya untuk menjalankan pekerjaan secara bertanggung jawab, menjaga integritas, serta memastikan setiap keputusan dan proses bisnis memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat.

Penguatan GCG menjadi bagian penting dalam transformasi PAM Jaya untuk membangun perusahaan yang semakin profesional dan memiliki proses bisnis yang semakin tertata.

Lalu, penguatan tersebut mencakup bagaimana perusahaan menjalankan pengendalian, mengambil keputusan, serta memastikan setiap proses bisnis dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga:

Perawatan IPA Hutan Kota, PAM Jaya Sediakan Air Gratis hingga Potongan Tagihan bagi Pelanggan

Kepala Perwakilan BPKP DKI Jakarta, Sofyan Antonius, menilai penguatan GCG menjadi bagian penting dalam memastikan transformasi PAM Jaya berjalan dengan arah yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Menurutnya, tata kelola yang baik perlu terus diperkuat seiring dengan perkembangan perusahaan dan tantangan yang semakin kompleks dalam menjalankan layanan publik.

Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin penting bagi PAM Jaya, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar.

ujar Sofyan

Target 100 Persen Cakupan Layanan pada 2029

Bagi PAM Jaya, penguatan tata kelola berjalan beriringan dengan upaya mencapai target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan pada 2029.

Melalui tata kelola yang semakin baik, PAM Jaya terus memperkuat fondasi perusahaan agar mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus menghadirkan pelayanan air minum perpipaan yang semakin baik bagi warga Jakarta.

Capaian skor GCG 2025 menjadi indikator bahwa transformasi PAM Jaya terus diarahkan untuk membangun perusahaan yang sehat, profesional, transparan, terpercaya, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Asp)

#PAM Jaya #Air Bersih #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Indonesia
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengembangkan Pasar Baru sebagai kawasan TOD 24 jam dan membayangkannya menjadi ‘Myeongdong-nya Jakarta’.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Indonesia
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Blok M akan segera direvitalisasi. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan rencana transportasi jalur udara. Helikopter disebut sebagai salah satu kemungkinan moda.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Terinspirasi Kota Besar Dunia, Pramono Ungkap Rencana Transportasi Udara Jakarta
Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Lapangan Banteng akan semakin nyaman dikunjungi. Proses penataan kini sudah mencapai 63 persen, kemudian rampung November 2026.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Bagikan