Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sandiaga Mengakui Drop Off Ojek Online di Kantor Pemerintahan Belum Efektif

Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Agustus 2018

MerahPutih - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan gencar melakukan sosialisasi soal pemberhentian khusus atau Drop Off bagi ojek online (Ojol) di kantor Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI.

"Ya kan ini (Drop Off) perlu sosialisasi kita butuh temen-teman media mensosialisasikan, ojol untuk menurunkan dan menaikan penumpangnya di tempat yang di tentukan," kata Sandiaga di Jakarta, Minggu (5/8).

Pengemudi Go-Jek. Foto: gojek.com

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini mengimbau kepada driver Ojol untuk mengikuti aturan Pemprov DKI terkait lokasi Drof Off guna mensukseskan Asian Games. "Dan ini kita sampaikan dengan tegas sosialisasinya mereka menunggu ditempat yang ditentukan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa ada 425 gedung milik Pemprov DKI yang akan menyiapkan lahan untuk ojek online (ojol) menjemput dan menurunkan penumpang.

"Jumlahnya 425 gedung, perkantoran, SKPD, kantor walikota, puskesmas, rumah sakit, terminal, gor jadi jumlahnya lebih dari 400 lokasi," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (27/7) lalu.

Driver Grabbike. Foto: Ist

Namun demikian Anies menegaskan bahwa gedung tersebut bukan sebuah pangkalan, hanya saja sebagai tempat penjemputan dan pengantaran ojol agar nanti tidak memakai bahu jalan.

"Kalau pangkalan ojek untuk ngetem disitu bisa lama kalau ini tidak hanya untuk pengantaran dan penjemputan dan dilajukan di jam-jam awal jam kerja serta akhir jam kerja," jelasnya. (Asp)

Baca Artikel Asli