Korea Utara Tes Sistem Rudal Pertahanan Udara dan Rudal Jelajah Jarak Jauh, Uji Coba Keempat dalam Sepekan

Dwi AstariniDwi Astarini - 42 menit lalu
Korea Utara Tes Sistem Rudal Pertahanan Udara dan Rudal Jelajah Jarak Jauh, Uji Coba Keempat dalam Sepekan

Korea Utara Uji Coba Bom Kluster yang Dipasang pada Rudal Balistik.(foto: KCNA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KOREA Utara menyatakan telah melakukan uji tembak sistem rudal pertahanan udara baru dan menggelar latihan serangan dengan rudal jelajah strategis jarak jauh. Media pemerintah melaporkan pengujian itu pada Kamis (5/11). Peristiwa ini menandai uji coba senjata keempat Pyongyang dalam sepekan terakhir.

Laporan Korut tersebut muncul setelah Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mendeteksi Pyongyang menembakkan beberapa rudal ke arah Laut Timur dari area Sondok di Provinsi Hamgyong Selatan pada Rabu pagi. Korean Central News Agency (KCNA) melaporkan uji coba sistem rudal pertahanan udara baru oleh Badan Administrasi Rudal bertujuan mengonfirmasi kemampuan teknisnya.

"Uji tembak ini membuktikan spesifikasi teknis serta keandalan material baru dan mode panduan ganda cerdas dari proyektil, kemampuan identifikasi dan pelacakan target dari sistem rudal pertahanan udara, serta perangkat pemproses informasi deteksinya," ujar KCNA dalam laporan itu.

Selain itu, submurni kekuatan tembak dari unit rudal jelajah strategis jarak jauh di wilayah timur juga menggelar latihan serangan pada hari yang sama, menggunakan rudal jelajah strategis jarak jauh terhadap target bandara simulasi.

Baca juga:

Korea Utara Uji Coba Bom Kluster yang Dipasang pada Rudal Balistik, Diklaim Bisa Hancurkan Area hingga 13 Hektare



JCS sebelumnya menyatakan rudal-rudal tersebut terbang kurang dari 300 kilometer, dengan otoritas membuka kemungkinan bahwa amunisi yang digunakan mencakup rudal balistik jarak dekat.

Peluncuran pada Rabu ini dilakukan saat Kim Yo-jong, adik perempuan berpengaruh dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengeluarkan pernyataan berturut-turut pekan ini yang menolak penyelidikan AS atas tuduhan bahwa Korut mencuri aset kripto senilai lebih dari USD 6 miliar dari Binance, bursa cryptocurrency terbesar di dunia. Peluncuran ini juga bertepatan dengan pemilu sela AS yang secara luas dipandang sebagai referendum bagi Presiden AS Donald Trump di pertengahan masa jabatan keduanya.

Uji coba senjata terbaru Korea Utara ini tampaknya bertujuanmerespons Freedom Flag, yaitu latihan militer udara bersama antara Korea Selatan dan AS yang sedang berlangsung.

Awal pekan ini, Kim Jong-sik, anggota Komisi Militer Pusat, mengkritik latihan gabungan Seoul-Washington termasuk Freedom Flag. Ia menuduh para musuh meningkatkan pergerakan militer mereka baik secara terbuka maupun tertutup.

Uji coba pada Rabu merupakan uji coba senjata keempat Korut dalam sepekan, yang dimulai dengan penembakan peluncur roket ganda ‘ultra-presisi’ 600 milimeter pada Kamis yang dihadiri langsung oleh pemimpin Jong-un. Korut juga menguji bom kluster yang dapat dipasang pada rudal balistik taktis pada Sabtu, serta ‘hulu ledak dispersi’ untuk rudal jelajah strategis pada Senin.

Rodong Sinmun, surat kabar resmi dari Partai Buruh Korea yang berkuasa, tidak memberitakan tiga peristiwa terakhir tersebut.(dwi)

Baca juga:

Korea Utara Bantah Dalangi Peretasan Binance, Tuding AS Memprovokasi

#Korea Utara #Peluncuran Rudal Korut #Kim Jong Un
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Korea Utara Tes Sistem Rudal Pertahanan Udara dan Rudal Jelajah Jarak Jauh, Uji Coba Keempat dalam Sepekan
Peristiwa ini menandai uji coba senjata keempat Pyongyang dalam sepekan terakhir.
Dwi Astarini - 42 menit lalu
Korea Utara Tes Sistem Rudal Pertahanan Udara dan Rudal Jelajah Jarak Jauh, Uji Coba Keempat dalam Sepekan
Dunia
Korea Utara Bantah Dalangi Peretasan Binance, Tuding AS Memprovokasi
DPRK menyebut tuduhan tersebut merupakan ‘upaya jahat’ lainnya dari AS untuk merusak citra publik Pyongyang.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Korea Utara Bantah Dalangi Peretasan Binance, Tuding AS Memprovokasi
Dunia
Korea Utara Uji Coba Bom Kluster yang Dipasang pada Rudal Balistik, Diklaim Bisa Hancurkan Area hingga 13 Hektare
Bom kluster melepaskan puluhan hingga ratusan amunisi kecil (submunition) yang memungkinkannya menghantam banyak target di area yang luas.
Dwi Astarini - Minggu, 01 November 2026
Korea Utara Uji Coba Bom Kluster yang Dipasang pada Rudal Balistik, Diklaim Bisa Hancurkan Area hingga 13 Hektare
Dunia
Kim Jong-un Dirumorkan Meninggal Dunia karena Pendarahan Otak, Korea Utara Langsung Bantah dengan Foto
Unggahan media sosial mengklaim Jong-un mengalami pendarahan otak parah.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Kim Jong-un Dirumorkan Meninggal Dunia karena Pendarahan Otak, Korea Utara Langsung Bantah dengan Foto
Dunia
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Ia memerintahkan infiltrasi drone ke Korut demi meningkatkan ketegangan lintas perbatasan dan menciptakan alasan pemberlakuan darurat militer di Desember 2024.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Dunia
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran
50 ribu tentara elit Korea utara disebut bergerak menuju Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 09 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran
Dunia
Sidang Belum Mulai, Kim Jong Un Sudah Dipastikan Jadi Ketua Komisi Urusan Negara
Pemilihan Ketua Komisi Urusan Negara Korea Utara menjadi agenda utama sidang Majelis Rakyat Tertinggi ke-15 pada Minggu 22 Maret mendatang.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Sidang Belum Mulai, Kim Jong Un Sudah Dipastikan Jadi Ketua Komisi Urusan Negara
Dunia
Unjuk Kekuatan Nuklir, Korut Uji Rudal Jelang Kedatangan Presiden Trump ke Korsel
Korea Utara (Korut) melakukan uji coba rudal jelajah strategis ke permukaan Laut Kuning hanya sehari sebelum Presiden AS Donald Trump tiba di Korea Selatan (Korsel) untuk menghadiri KTT APEC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Oktober 2025
Unjuk Kekuatan Nuklir, Korut Uji Rudal Jelang Kedatangan Presiden Trump ke Korsel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prihatin, Kim Jong-un Siap Ambil alih Pimpin Indonesia untuk Bersihkan Pejabat Koruptor
Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan dari media Korea Selatan imnews.imbc.com
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Prihatin, Kim Jong-un Siap Ambil alih Pimpin Indonesia untuk Bersihkan Pejabat Koruptor
Bagikan