Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina

Arsip - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) berjabatan tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan). (ANTARA/KCNA/tm/aa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong-un memuji tentara Korea Utara meledakkan granat sendiri saat bertempur untuk Rusia melawan Ukraina. Pernyataan Jong-un itu mengonfirmasi kebijakan medan perang yang telah lama diduga.

Dalam pidato pekan ini, pemimpin Korea Utara itu mengatakan mereka yang tanpa ragu memilih meledakkan diri, melakukan serangan bunuh diri, demi mempertahankan kehormatan besar ialah pahlawan.

Jong-un, dalam pidatonya pada Senin, juga memuji mereka yang gugur dalam pertempuran. “Mereka yang gugur di garis depan serangan dan mereka yang tersiksa oleh rasa frustrasi karena gagal menjalankan tugas sebagai prajurit yang diberi perintah, bukan karena rasa sakit akibat tubuh mereka yang terkoyak peluru dan ledakan, mereka juga dapat disebut sebagai pejuang setia partai dan patriot,” katanya, dikutip BBC.

Korea Selatan memperkirakan sedikitnya 15.000 tentara Korea Utara telah dikirim untuk membantu Rusia merebut kembali wilayah di Kursk bagian barat, dan lebih dari 6.000 di antaranya telah tewas sejauh ini. Baik Pyongyang maupun Moskow belum mengonfirmasi angka tersebut.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran


Badan intelijen dan para pembelot mengatakan para tentara itu berada di bawah perintah Pyongyang untuk bunuh diri daripada ditangkap Ukraina. “Pengorbanan diri mereka tanpa mengharapkan kompensasi, dan pengabdian tanpa mengharapkan imbalan. Inilah definisi puncak loyalitas tentara kita,” kata Jong-un di Pyongyang pada Senin (27/4), dikutip media pemerintah KCNA.

Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan. Awal tahun ini, stasiun televisi Korea Selatan Munhwa Broadcasting Corporation (MBC) menayangkan program yang menampilkan dua tawanan perang Korea Utara di Ukraina, salah satunya mengatakan di depan kamera bahwa ia menyesal tidak mengakhiri hidupnya.

“Semua orang lainnya meledakkan diri. Saya gagal,” kata tawanan tersebut.

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan tahun lalu mengatakan mereka menemukan memo pada jasad tentara Korea Utara yang menunjukkan praktik ekstrem ini.

Pada Juni 2024, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kim menandatangani kesepakatan yang menjanjikan bahwa kedua negara akan saling membantu jika terjadi agresi terhadap salah satu pihak. Saat itu, Jong-un menyebut perjanjian tersebut sebagai yang terkuat yang pernah ada.

Selain mengirim tentara, Korea Utara juga berjanji akan mengirim ribuan pekerja untuk membantu membangun kembali wilayah Kursk.(dwi)

Baca juga:

Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina

#Kim Jong Un #Korea Utara #Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Upaya tersebut telah memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan warga negara asing sebagai bagian dari propaganda.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Dunia
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Ia memerintahkan infiltrasi drone ke Korut demi meningkatkan ketegangan lintas perbatasan dan menciptakan alasan pemberlakuan darurat militer di Desember 2024.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Indonesia
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
setiap kargo yang berisi senjata untuk Ukraina akan menjadi target sah bagi Rusia. Kremlin menyebut pasokan senjata Barat ke Ukraina menghambat perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
Dunia
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran
50 ribu tentara elit Korea utara disebut bergerak menuju Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 09 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran
Bagikan