Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Rusun Nagrak Mulai Digunakan Buat Isolasi Pasien COVID-19

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 Juni 2021

MerahPutih.com - Rusun Nagrak yang berlokasi di Cilincing, Jakarta Utara, mulai digunakan sebagai ruang isolasi pasien COVID-19, sejak Senin (21/6) sore ini.

Komandan Lapangan RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Letkol Arifin menegaskan, dirinya diminta langsung oleh Kepala Satgas Penanganan COVID-19 dalam membantu proses pembukaan tempat isolasi mandiri bagi pasien yang tidak bergejala tersebut.

Baca Juga:

Rumah Sakit Bakal Difokuskan Rawat Pasien COVID-19 Komorbid

Arifin menegaskan, pihaknya telah memasang papan bertuliskan zona merah di sekitar lokasi rusun agar tidak ada masyarakat di sekitar yang mendekat.

Pemasangan penanda zona merah juga bertujuan untuk mengurangi potensi kontak baik antara pasien COVID-19 di tower 1-5 Rusun Nagrak dengan penghuni non isolasi yang berada di tower 11-14.

Ia memastikan, jarak antara tower 1-5 dan tower 11-14 cukup jauh serta terdapat sejumlah aparat gabungan yang berjaga dalam mengawasi para pasien COVID-19.

"Jadi, pasien COVID-19 nantinya juga akan dilarang untuk melintas di kawasan penghuni. Intinya, kita sama-sama bekerja sama. Enggak usah melihat dari mana yang penting kita bekerja sama untuk mengatasi COVID-19 ini, gotong royong lah," ujarnya.

Ruang isolasi. (Foto: Antara)
Ruang isolasi. (Foto: Antara)

Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkapkan, 90 persen tempat tidur isolasi di rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 telah terpakai kendati kapasitasnya terus ditambah, bahkan sudah lebih 10 ribu ruang isolasi dan "Intensive Care Unit" (ICU).

"Saat ini ada 90 persen keterpakaian tempat tidur isolasi (tersisa 10 persen dari 9.000), sedangkan ICU 81 persen (tersisa 19 persen dari 1.000)," kata Kepala DInas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota DKI, Senin.

Saat ini ada 106 rumah sakit di Jakarta yang menangani pasien COVID-19 dan 13 RS di antaranya didedikasikan seutuhnya untuk penanganan pasien COVID-19. Sedangkan RS lainnya tetap menerima pasien dengan keluhan lain.

Tercatat, per Senin (21/6, jumlah pasien yang rawat inap di Wisma Atlet, terdata sebanyak 6.030 orang dengan rincian 3.047 pasien laki-laki dan 2.983 pasien perempuan. Jumlah tersebut bertambah 218 orang dari data sebelumnya yakni 5.812 pasien.

Terhitung sejak 23 Maret 2020 hingga Rabu (19/6) 2021 Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran mendata sebanyak 94.756 orang terdaftar di instansi itu guna mendapatkan perawatan. Sementara pasien keluar terdata sebanyak 88.726 orang. (Knu)

Baca Juga:

Catatkan Rekor, Sehari Kasus COVID-19 di Jakarta Tembus 5 Ribu

Baca Artikel Asli