Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

RS Rujukan Sering Telat Masukan Data Pasien COVID-19

Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 20 Desember 2020

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjelaskan alasan penambahan kasus baru di Jakarta menjelang liburan natal dan tahun baru 2020 ke 2021.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria menuturkan, peningkatan kasus corona itu terjadi disebabkan adanya keterlambayan akumulasi dari hasil swab test dari Rumah Sakit (RS) BUMN rujukan COVID-19.

"Rumah sakit BUMN, jadi memang sering ada keterlambatan pemasukan data bukan merupakan hasil dari pada hari kemarin, tapi dari hari-hari sebelumnya," ujar Riza di Jakarta, Minggu (20/12).

Baca Juga:

Libur Nataru, Pemudi Masuk Solo Tanpa Surat Hasil Swab Bakal Dikarantina

Untuk mengantisipasi adanya peningkatan kasus libur panjang, Riza menyampaikan, pihak telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 17 Tahun 2020 terkait kebijakan Natal dan Tahun Baru 2021.

"Kita sudah mengeluarkan Ingup pak gubernur Nomor 64 dan seruan Gubernur nomor 17, minta bahwa perkantoran tutup jam 19 dengan kapasitas 50 persen," jelas Riza.

Kemudian warung makan, restoran kafe, mal, tempat usaha tutup sampai jam 9 malam dengan kapasitas 50 persen hingga 8 Januari 2021 mendatang.

Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara).
Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara).

"Namun khusus tanggal 24 sampai dengan 27 Desember dan 31 desember sampai dengan 3 Januari itu jam operasional sampai dengan jam 19.00 atau jam 7 malam dengan kapasitas tetap 50 persen," ungkapnya.

Ia berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah mengeluarkan kebijakan untuk memangkas cuti bersama di akhir tahun 2020. Menurut dia, keputusan itu baik untuk menekan pertambahan kasus signifikan libur panjang.

Sebab, berkaca pada libur panjang sebelum-sebelumnya terjadi peningkatan kasus saat long weekend.

"Cuti bersama dikurangi kemudian juga dari daerah daerah setempat yang terus bekerja sama dan bersinergi," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Lagi, Anggota DPRD Jakarta Terpapar COVID-19

Baca Artikel Asli