MerahPutih.com - Program Belanja di Indonesia Aja Diluncurkan Jelang Ramadan 2026, Target Transaksi Rp53 Triliun
Pemerintah bersama pelaku usaha pusat perbelanjaan dan ritel meluncurkan program Belanja di Indonesia Aja (BINA) sebagai upaya mendorong konsumsi domestik menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Program ini merupakan kolaborasi antara pemerintah, pengelola mal, serta pelaku industri ritel yang menghadirkan berbagai promo dan diskon bagi masyarakat.
Peluncuran program tersebut berlangsung pada 6 Maret 2026 di Jakarta dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah serta perwakilan pelaku industri ritel. Melalui program BINA, pemerintah berharap aktivitas belanja masyarakat selama Ramadan dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional di awal tahun.
Program BINA Lebaran 2026 digelar selama sekitar 25 hari, yakni mulai 6 hingga 30 Maret 2026. Selama periode tersebut, berbagai pusat perbelanjaan dan ritel di seluruh Indonesia menawarkan beragam promo, termasuk potongan harga besar di berbagai kategori produk guna menarik minat belanja masyarakat.
Baca juga:
Pramono Dorong Warga Lebaran di Jakarta, Janjikan Diskon Belanja hingga 50 Persen
Secara nasional, program ini melibatkan lebih dari 800 peritel dan sekitar 414 pusat perbelanjaan di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan total transaksi dari kegiatan ini dapat mencapai sekitar Rp53 triliun, meningkat dibandingkan periode serupa pada tahun sebelumnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang terus digelar pada berbagai momentum hari besar keagamaan.
Menurutnya, program seperti BINA memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga:
Sementara itu, pelaku usaha ritel juga melihat Ramadan dan Idulfitri sebagai periode penting bagi industri perdagangan karena biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Melalui program BINA, berbagai pihak berharap konsumsi masyarakat tetap bergerak positif meskipun di tengah dinamika ekonomi global.
Dengan hadirnya program Belanja di Indonesia Aja, pemerintah dan pelaku usaha berharap masyarakat dapat memanfaatkan berbagai penawaran menarik selama Ramadan, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi dalam negeri melalui aktivitas belanja di sektor ritel dan pusat perbelanjaan. (Far)