MERAHPUTIH.COM - AKSI demonstrasi yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terkait dengan isu perekonomian nasional memunculkan seruan dari berbagai pihak agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi provokasi yang dapat mengganggu stabilitas nasional. Pemerintah menegaskan tetap menghormati hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi.
Namun, di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih memiliki fundamental kuat, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang dapat memicu keresahan publik.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah terus bekerja keras menangani berbagai persoalan ekonomi melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
“Beberapa hari ini kan saudara saksikan bahwa kami juga betul-betul bekerja sama dan bekerja sangat keras untuk mengatasi masalah-masalah perekonomian kita,” ujar Prasetyo dikutip dari siaran pers di Jakarta, Jumat (12/5).
Baca juga:
Mensesneg Tanggapi Ultimatum BEM SI soal Rupiah, Klaim Pemerintah Terus Bekerja Keras
Menurutnya, berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi bangsa tidak dapat diselesaikan secara instan. Dibutuhkan proses, konsistensi kebijakan, serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar upaya perbaikan dapat berjalan optimal.
Sejumlah kalangan menilai hal yang perlu diwaspadai bukanlah penyampaian aspirasi mahasiswa, melainkan kemungkinan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan aksi untuk menyebarkan disinformasi, memperbesar keresahan publik, atau mendorong agenda tertentu yang berpotensi mengganggu persatuan nasional.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap bersikap kritis, tidak mudah terprovokasi, serta mendukung penyampaian aspirasi yang damai dan bertanggung jawab demi menjaga stabilitas, iklim investasi, dan keberlanjutan pembangunan nasional.(knu)
Baca juga:
BEM UI Turun ke Bundaran HI, Bawa Spanduk ‘Menuju Indonesia Bangkrut’