MerahPutih.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan alasan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang sempat memanggil Jaksa Agung, Kapolri, hingga Menteri Pertahanan (Menhan).
Pemanggilan ini ditengah polemik kasus dugaan korupsi mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Karena ada sebuah kejadian ya tentu beliau ingin mendapatkan laporan.
kata Prasetyo, Rabu (15/7)
Prasetyo menyebutkan, bahwa Prabowo ingin semua masalah tidak menimbulkan kegaduhan. Hal itu, kata dia, untuk menjaga stabilitas.
"Beliau menyampaikan kami para menteri Bapak Presiden selaku pemerintah syarat untuk yang tadi kami sampaikan membangun ekonomi itu salah satunya adalah stabilitas," ucapnya.
Baca juga:
Komisi III DPR tak Ingin Ada Gesekan Polri dan Kejaksaan dalam Kasus Febrie Adriansyah
Polri Serahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
Belakangan, Polri menyerahkan kasus Febrie Adriansyah untuk ditangani Kejagung. Perkara itu juga disupervisi KPK serta diawasi oleh Komisi III DPR RI melalui pembentukan panitia kerja (panja).
Sekadar informasi, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya berlangsung di tengah sorotan terhadap kasus yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Rapat tertutup itu digelar beberapa hari setelah mencuatnya kasus yang melibatkan mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. (knu)
Baca juga:
Profil Kuntadi, Calon Kuat Jampidsus Pilihan Jaksa Agung yang Diusulkan ke Prabowo

