Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Presiden KSPSI Sebut 55.000 Buruh Terancam PHK, 1 Perusahaan Sudah Tutup Operasional

Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyebut sekitar 55.000 buruh di Indonesia terancam terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Pernyataan itu disampaikan Gani setelah bertemu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsuridjal, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

"KSPSI yang paling terdampak besar. Sekitar 55.000 buruh sudah terancam di depan mata," kata Andi kepada wartawan.

Andi mengatakan ancaman PHK sudah mulai terjadi. Ia mencontohkan PT Granito yang disebut telah menghentikan operasional perusahaan dan memutus hubungan kerja seluruh pekerjanya.

"Sudah tutup satu perusahaan, yaitu PT Granito. Tiga hari yang lalu, perusahaan memanggil dan menyatakan seluruh pekerja di-PHK.".

Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)


Selain membahas gelombang PHK, rapat juga menyoroti persoalan krisis gas industri yang dinilai membebani dunia usaha. Menurut Andi, pemerintah berjanji segera mengambil keputusan agar pasokan gas bagi sektor industri kembali normal.

Baca juga:

Audiensi Pimpinan DPR dengan Satgas Mitigasi PHK Bahas Antisipasi Gelombang PHK


"Krisis gas industri menjadi salah satu pembahasan utama. Mudah-mudahan segera ada keputusan pemerintah," katanya.

Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh persoalan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang dinilai berpotensi memicu gelombang PHK lebih besar. "Masalah RKAB juga menyimpan potensi sangat besar, PHK terhadap sekitar 150.000 pekerja," ungkap Andi.

Meski menghadapi ancaman tersebut, Andi mengaku optimistis pemerintah akan bergerak cepat menyelesaikan persoalan yang dihadapi industri. Ia berharap keputusan terkait dengan penyelesaian krisis gas industri maupun RKAB bisa keluar dalam waktu dekat sehingga perusahaan tetap beroperasi dan lapangan kerja dapat dipertahankan.

"Mudah-mudahan Senin sudah ada keputusan mengenai gas industri dan RKAB," tegasnya.(Pon)

Baca juga:

Mensesneg Prasetyo Hadi Umumkan Dirinya Ditunjuk Ketuai Satgas Mitigasi PHK, Ini Tugasnya!



Baca Artikel Asli