Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prabowo Kirim 1.200 Prajurit TNI dari Jawa ke Kalimantan Perang Lawan Asap

Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026

MerahPutih.com – Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan mengirim tambahan 1.200 prajurit TNI dari tiga batalyon di Jawa untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Keputusan itu diambil Kepala Negara setelah rapat koordinasi di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah menunjukkan kebutuhan personel masih jauh lebih besar dibandingkan kondisi di lapangan.

Baca juga:

BNPB Perkuat Satgas Udara Karhutla, Lima Pesawat TNI AU Bergerak ke Kalimantan

Kepada media, Sabtu (22/8), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, personel TNI sebenarnya sudah berada di lokasi terdampak dan terbukti membantu pemadaman, namun jumlahnya belum mencukupi.

Dalam rapat koordinasi masih dibutuhkan tambahan, dan rencananya akan ada pengiriman kurang lebih tiga batalyon kembali, perbantuan dari Jawa, jumlah kurang lebih mencapai 1.200 prajurit,

Mensesneg Prasetyo Hadi

Fokus Operasi Udara dan Darat

Arsip foto - Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan "water bombing" pada kebakaran hutan di kawasan Kereng Bangkirai, Taman Nasional Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (1/10/2019). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/aww/aa.
Arsip foto - Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan "water bombing" pada kebakaran hutan di kawasan Kereng Bangkirai, Taman Nasional Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (1/10/2019). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/aww/aa.

Mensesneg menambahkan Presiden Prabowo juga memutuskan penguatan operasi udara dan darat.

Menurut dia, peralatan seperti helikopter water bombing, pompa air, mobil tangki, dan mobil pemadam kebakaran segera dikirim untuk mempercepat pemadaman.

“Semua keperluan yang memang diperlukan di lapangan langsung diputuskan oleh Bapak Presiden untuk didorong,” imbuh Juru Bicara Presiden itu.

Baca juga:

4 Perusahaan Terseret Karhutla Kalbar, Istana Ancam Cabut Izin Usaha

Pemprov Diimbau Prioritaskan Warga Terdampak Karhutla

Prasetyo mengungkapkan kunjungan Presiden ke Kalimantan dilakukan untuk memantau langsung penanganan karhutla di Pulau Kalimantan.

Wilayah terdampak terbesar berada di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, disusul Kalimantan Selatan, Timur, dan Utara.

Untuk itu, lanjut Prasetyo, Presiden juga menekankan agar pemerintah daerah memastikan penanganan masyarakat terdampak dilakukan dengan baik.
"Yang pertama-tama tentu diminta kepada pemerintah provinsi dan seluruh jajaran untuk memastikan apabila ada masyarakat kita yang terdampak untuk ditangani sebaik-baiknya,” tandas petinggi Istana Kepresidenan itu. (Asp)
Baca Artikel Asli