4 Perusahaan Terseret Karhutla Kalbar, Istana Ancam Cabut Izin Usaha

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
4 Perusahaan Terseret Karhutla Kalbar, Istana Ancam Cabut Izin Usaha

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan pada media usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Pemerintah menegaskan sikap tegas terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Untuk itu, Presiden RI Prabowo Subianto telah memerintahkan penindakan hukum bagi siapa pun yang terbukti sengaja melakukan pembakaran, baik individu maupun korporasi.

“Bilamana ditemukan tindak pidana yang melanggar dan menyebabkan kebakaran, itu harus ditindak.” kata Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Posko Satgas Udara Aju, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8).

Baca juga:

DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan

Empat Korporasi Diselidiki

Menurut Prasetyo, saat ini terdapat empat perusahaan di Kalimantan Barat yang sedang dalam proses penyelidikan terkait karhutla.

Juru Bicara Presiden itu menegaskan penindakan berlaku bagi siapa pun yang terlibat, termasuk pihak yang memberi arahan atau perintah untuk membakar lahan.

Kalau ditemukan pelanggaran, dicabut izin,

Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi

Solusi Alternatif Buka Lahan Tanpa Membakar

Dalam kesempatan itu, Mensesneg menambahkan pemerintah tidak hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi juga menyiapkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan lahan untuk bercocok tanam.

Baca juga:

Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Penerbangan Kalimantan: Cek Update Bandara Terdampak dan Hak Penumpang

Menurut dia, solusi ini penting karena sejumlah peraturan daerah masih memungkinkan pembukaan lahan dengan cara membakar sebagai bagian dari kearifan lokal.

Sebagai alternatif, lanjut dia, pemerintah akan menyediakan alat berat seperti ekskavator agar masyarakat bisa membuka lahan tanpa membakar.

“Nanti akan ada penguatan atau penambahan alat berat untuk membantu masyarakat,” tandasnya. (Asp)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kalimantan #Prasetyo Hadi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Indonesia
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat pemadaman lahan yang masih terbakar, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan operasi udara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Sejak Agustus 2026, sebanyak 64 pesawat telah dilibatkan dalam operasi pemadaman melalui metode water bombing.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Bagikan