MERAHPUTIH.COM - KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kabupaten Wonogiri. Kali ini karhutla melahap 4 hektare di kawasan Gunung Taliwangsul atau yang dikenal sebagai Blok Gunung Gandul Petak 13E RPH Cubluk, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Fuad Wahyu Pratama mengatakan kobaran api pertama kali terdeteksi oleh warga setempat pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kepulan asap tebal membumbung tinggi dari area perbukitan Gerdu RT 003/RW 005, Giripurwo, Wonogiri.
“Warga yang panik melihat asap membumbung langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Kami menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat guna memadamkan api,” kata Fuad, Sabtu (22/8).
Ia mengatakan proses pemadaman berlangsung penuh tantangan akibat topografi Gunung Gandul yang terjal dan curam. Pemadaman api dilakukan secara manual karena mobil damkar tidak bisa naik ke atas gunung. “Pemadaman api secara manual menggunakan gepyok atau alat pemukul api kayu dan bambu serta pemadam punggung atau sprayer tank,” katanya.
Baca juga:
Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Penerbangan Kalimantan: Cek Update Bandara Terdampak dan Hak Penumpang
Kebakaran, kata dia, dipadamkan pada pukul 17.25 WIB. Api sempat menyala lagi pukul 18.30 WIB karena tiupan angin kencang lalu kembali dipadamkan.
Kapolsek Wonogiri PTU Pradana Dwi Atmaja mengatakan tidak ada korban jiwa atau luka akibat kejadian tersebut.
Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat Wonogiri agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan maupun area rawan, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tanpa pengawasan.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau meninggalkan sumber api sembarangan, terutama di sekitar kawasan hutan yang banyak terdapat daun dan ranting kering,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan