Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan

Petugas Manggala Agni Daops Pekanbaru menyemprotkan air saat berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut yang meluas di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (19/8/2026).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Keuangan menyebut pemerintah sudah menyalurkan dana senilai Rp 44 miliar untuk penanganan bencana di wilayah terdampak gempa bumi di NTT dan masih membuka ruang penambahan anggaran sesuai hasil evaluasi terhadap perkembangan kondisi dan kecukupan dana untuk kebutuhan di lapangan.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah terus mengawal perkembangan dan melakukan percepatan penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa) sudah ke sana (NTT). Sementara (karhutla), dari Menko PM (Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar), Mendagri (Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian), dan Menteri Keuangan sudah mengikuti perkembangan yang ada,

kata Menko Airlangga saat ditemui di Tangerang Selatan, Banten, Jumat (21/8).

Menko Airlangga sebelumnya mengatakan bahwa karhutla yang terjadi di Kalimantan mengganggu kegiatan ekonomi di wilayah terdampak.

Baca juga:

Airlangga Hartarto Bidik Emas Warga Tersimpan 'di bawah bantal' 1.800 Ton Masuk Ekosistem Bulion

Ya tentu dampak perekonomian di wilayah tersebut karena kegiatan ekonomi kan terganggu. Plus, perlu ada penanggulangan terhadap karhutla tersebut,

kata Airlangga.

Pemerintah saat ini tengah fokus menangani karhutla, terutama karena Indonesia mulai mengalami fenomena El Nino yang rentan meningkatkan risiko kebakaran akibat kondisi yang lebih kering.

Adapun pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan di wilayah Kalimantan, sekaligus menambah sumber air melalui pembangunan dan pengaktifan sumur bor di sejumlah wilayah prioritas.

Penguatan penanganan tersebut difokuskan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan dengan menggabungkan patroli, pemantauan titik panas, pemadaman, pembasahan, hingga pendinginan untuk mencegah api kembali muncul. (*)

#Airlangga Hartarto #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Gempa NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Bagikan