Gereja Terdampak Gempa, 300 Umat Tetap Datang dan Ikuti Misa di Halaman Santo Mikhael Ende

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Gereja Terdampak Gempa, 300 Umat Tetap Datang dan Ikuti Misa di Halaman Santo Mikhael Ende

Misa di Gereja Santo Mikhael Kotabaru Ende Flores. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelaksanaan Misa di Gereja Santo Mikhael Kotabaru, Ende, Nusa Tenggara Timur, Minggu (23/8), untuk sementara dilaksanakan di luar ruangan menyusul kondisi pascagempa bumi yang melanda wilayah Flores.

Sekitar 300 umat mengikuti Misa pagi pukul 07.30 WITA di halaman gereja. Meski harus beribadah di ruang terbuka, umat tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian perayaan Ekaristi.

Pelaksanaan Misa di luar ruangan ini merupakan tindak lanjut dari anjuran Keuskupan Ende agar kegiatan peribadatan sementara dilakukan di halaman gereja demi menjaga keselamatan umat.

Romo Paroki Gereja Santo Mikael, Romo Inosensius Sokka, mengatakan kegiatan Misa di luar gedung gereja akan berlangsung hingga 28 Agustus.

Baca juga:

Tempat Ibadah Retak Terdampak Gempa, Umat Katolik Watujuke Ende Gelar Misa di Halaman Rumah

Kondisi bangunan Gereja Santo Mikhael secara umum masih dapat digunakan. Namun, terdapat sejumlah bagian yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Salah satunya lampu di bagian altar yang rusak dan jatuh. Selain itu, bagian tembok di area Gua Maria mengalami keretakan.

Kerusakan tersebut membuat pihak gereja memilih untuk tetap melaksanakan peribadatan di ruang terbuka selama masa yang telah ditentukan.

Gereja Membutuhkan Bantuan Bahan Bangunan

Di tengah kondisi tersebut, Romo Inosensius berharap ada pihak yang dapat membantu proses perbaikan gereja, khususnya dengan menyumbangkan semen maupun bahan bangunan lainnya.

Menurutnya, bantuan bahan bangunan akan sangat berarti untuk memperbaiki bagian-bagian gereja yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Kalau ada yang mau membantu, kami sangat berterima kasih, terutama semen atau bahan bangunan lainnya untuk memperbaiki kerusakan yang ada,

Romo Paroki Gereja Santo Mikael, Inosensius Sokka.

Antusiasme Umat Tak Surut

Meski harus mengikuti Misa di halaman, antusiasme umat tidak surut. Sekitar 300 umat tetap datang untuk mengikuti perayaan Ekaristi.

Para umat perempuan, termasuk para mama, tampak mengenakan kain khas Ende. Sementara umat laki-laki terlihat rapi mengenakan kemeja.

Suasana Misa berlangsung khidmat di tengah cuaca pagi yang cerah dan langit Ende yang tampak biru.

Bagi umat, kondisi bencana tidak menjadi alasan untuk meninggalkan kehidupan iman. Mereka tetap berkumpul, berdoa, dan mengikuti perayaan Ekaristi bersama.

Dalam situasi Flores yang masih berada dalam masa tanggap darurat, umat juga berharap diberikan kekuatan dan ketabahan serta dijauhkan dari berbagai cobaan dan gempa susulan.

Baca juga:

JHL Foundation Kirim Bantuan ke Paroki Watoe Neso, NTT, Penyemangat nan Diapresiasi Doa

Tetap Beribadah di Tengah Masa Tanggap Darurat

Pelaksanaan Misa di halaman Gereja Santo Mikael menjadi gambaran bagaimana umat tetap mempertahankan semangat beribadah di tengah kondisi yang penuh keterbatasan.

Hingga 28 Agustus mendatang, halaman gereja akan menjadi tempat umat berkumpul untuk merayakan Ekaristi, sembari menunggu kondisi dinyatakan lebih aman untuk kembali melaksanakan peribadatan di dalam gereja. (Knu)

#Gempa NTT #Ende #Umat Katolik #Gereja Katolik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Flores hari ini berkekuatan M 5,1 mengguncang kawasan Manggarai, NTT pada 8 September 2026. Cek info gempa BMKG terbaru, lokasi pusat gempa, dan peringatan lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Merah Putih Kasih
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Untuk tahap II fokus bantuan bukan lagi sekadar kebutuhan harian, melainkan material bangunan untuk sekolah dan rumah ibadah, serta perlengkapan belajar bagi anak-anak.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Indonesia
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Pemulihan dokumen administrasi kependudukan menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak bencana tetap dapat memperoleh hak-hak dasarnya.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Bagikan