Warga Wemaria Ende Bertahan di Pengungsian, Mayoritas Rumah Rusak

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Warga Wemaria Ende Bertahan di Pengungsian, Mayoritas Rumah Rusak

Pemberian bantuan untuk korban gempa di Wemaria Ende.(foto: merahputih.com/Kanu)Kanu Mp

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WARGA Desa Wemaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menghabiskan malam di luar rumah dengan berbagai keterbatasan, seminggu setelah gempa dahsyat mengguncang wilayah itu. Selain menghadapi rasa takut terhadap gempa susulan, mereka juga harus berhadapan dengan nyamuk dan udara malam yang dingin.

Desa Wemaria berada cukup jauh dari pusat keramaian dan berada di kawasan yang dekat dengan titik gempa di wilayah pantai utara Flores. Akses menuju permukiman warga menjadi salah satu tantangan dalam penyaluran bantuan ke wilayah ini.

Dampak gempa terlihat jelas kondisi rumah warga. Mayoritas rumah mengalami kerusakan sehingga banyak warga memilih tidak tidur di dalam rumah dan bertahan di tenda.

Baca juga:

JHL Foundation Terus Bergerak Salurkan Bantuan di NTT, Perdana Jangkau Warga Terpencil Nuangeda, Ende

Tersentuh Bantuan JHL Foundation

Seminggu setelah gempa dahsyat perdana pada Sabtu (15/8), sebagian besar warga Wemaria masih bertahan di tenda-tenda pengungsian akibat kondisi rumah mereka yang rusak. Pada Sabtu (22/8), Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) hadir di tengah warga Wemaria yang tengah bertahan di pengungsian. JHl Foundation hadir menyerahkan bantuan 50 paket sembako kepada warga yang terdampak gempa. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, telur, dan mi instan.

Bagi warga Wemaria, bantuan dari JHL Foundation menjadi donasi pertama yang mereka terima sejak gempa terjadi. Kehadiran bantuan di tengah situasi tersebut disambut suka cita warga. Paket kebutuhan pokok yang diterima dirasa membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama berada di pengungsian.


Penyaluran bantuan ke Desa Wemaria merupakan bagian dari aksi kemanusiaan JHL Foundation yang konsisten menjangkau masyarakat terdampak gempa, termasuk warga yang berada di wilayah terpencil dan jauh dari pusat penanganan bencana.

Atas bantuan itu, warga menyampaikan terima kasih kepada Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada mereka.

“Terima kasih kepada Bapak Jerry Hermawan Lo yang sudah membantu kami. Kami mendoakan semoga beliau panjang umur, sehat selalu, dan diberikan rezeki serta berkat,” ujar salah seorang warga.


Relawan JHL Foundation, Kristoforus Nusa, mengatakan ia bersyukur proses penyaluran bantuan kepada warga Wemaria dapat berjalan lancar. “Kami juga melihat warga sangat senang karena ini menjadi bantuan pertama yang mereka terima sekitar satu pekan setelah gempa,” ujar Kristoforus.


Di tengah malam yang dingin dan kondisi pengungsian yang masih penuh keterbatasan, kedatangan bantuan tersebut menjadi penguat bagi warga Wemaria untuk menghadapi masa sulit pascagempa.(knu)

Baca juga:

Hari Kedua, JHL Foundation Sisir Tiga Kecamatan di Manggarai Barat Salurkan Bantuan Langsung


#NTT #Gempa NTT #Jhl Foundation
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Kerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT, Bawa Fasilitas Medis Lengkap
TNI AL mengerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT untuk mendukung layanan kesehatan pascagempa.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
TNI AL Kerahkan KRI dr. Soeharso-990 ke NTT, Bawa Fasilitas Medis Lengkap
Berita Foto
Momen JHL Foundation Salurkan Bantuan ke Dua Desa di Manggarai
Tim JHL Foundation menyerahkan bantuan kepada warga di Desa Welong dan Desa Ranggi, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 23 Agustus 2026
Momen JHL Foundation Salurkan Bantuan ke Dua Desa di Manggarai
Indonesia
Gereja Terdampak Gempa, 300 Umat Tetap Datang dan Ikuti Misa di Halaman Santo Mikhael Ende
Sekitar 300 umat mengikuti Misa di halaman Gereja Santo Mikhael Kotabaru, Ende, pascagempa Flores. Peribadatan di luar ruangan berlangsung hingga 28 Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Gereja Terdampak Gempa, 300 Umat Tetap Datang dan Ikuti Misa di Halaman Santo Mikhael Ende
Merah Putih Kasih
Bukan Hanya di Pengungsian, JHL Foundation Datangi Langsung Warga Terdampak Gempa di Manggarai
Memasuki hari ketiga di Flores, JHL Foundation menyalurkan 50 paket bantuan kepada warga Desa Welong dan Ranggi, Manggarai. Total bantuan senilai Rp 1,3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Hanya di Pengungsian, JHL Foundation Datangi Langsung Warga Terdampak Gempa di Manggarai
Indonesia
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 SR di NTT, terdiri atas 19.006 rusak berat, 11.777 rusak sedang, dan 23.188 rusak ringan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
Indonesia
Warga Wemaria Ende Bertahan di Pengungsian, Mayoritas Rumah Rusak
Selain menghadapi rasa takut terhadap gempa susulan, mereka juga harus berhadapan dengan nyamuk dan udara malam yang dingin.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Warga Wemaria Ende Bertahan di Pengungsian, Mayoritas Rumah Rusak
Indonesia
Bawa Kebahagiaan, Dua Bayi Lahir di Tengah Tanggap Darurat Bencana Gempa Manggarai
Proses persalinan tetap ditangani tenaga kesehatan meski fasilitas pelayanan berada dalam situasi tanggap darurat.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Bawa Kebahagiaan, Dua Bayi Lahir di Tengah Tanggap Darurat Bencana Gempa Manggarai
Indonesia
Pemerintah Klaim Penanganan Warga Terdampak Gempa sudah Maksimal, Akses Kawasan Terparah Membaik
Penanganan akan terus dikawal hingga kehidupan masyarakat pulih seperti sebelum gempa terjadi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Pemerintah Klaim Penanganan Warga Terdampak Gempa sudah Maksimal, Akses Kawasan Terparah Membaik
Indonesia
Tempat Ibadah Retak Terdampak Gempa, Umat Katolik Watujuke Ende Gelar Misa di Halaman Rumah
Misa yang dilakukan di halaman rumah menjadi bentuk keteguhan umat untuk tetap menjalankan kehidupan iman di tengah situasi sulit.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Tempat Ibadah Retak Terdampak Gempa, Umat Katolik Watujuke Ende Gelar Misa di Halaman Rumah
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Bagikan