Merahputih.com - Ancaman kabut asap buntut dari karhutla Kalimantan kini dampaknya kian nyata bagi moda transportasi udara. Di mana puluhan jadwal penerbangan mengalami penundaan (delay) hingga pembatalan di sejumlah bandar udara utama.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan kabut asap kebakaran hutan yang menyelimuti Kalimantan Barat, Tengah, Timur, dan Utara.
Baca juga:
Pesawat CASA A-2117 Skadron Udara 4 Dikerahkan Buat Operasi Modifikasi Cuaca Padamkan Karhutla
Kondisi gangguan jadwal penerbangan ini memaksa maskapai dan pengelola bandara mengambil tindakan tegas demi memprioritaskan keselamatan jiwa penumpang di tengah terpaan kabut asap yang memangkas jarak pandang darurat secara mendadak.
Keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama. Operator wajib melakukan penyesuaian apabila kondisi jarak pandang tidak memenuhi persyaratan. Kami terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,
ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa.
Indikator jarak pandang penerbangan (visibility) merupakan parameter krusial yang tidak bisa ditawar dalam standar keselamatan penerbangan. Ketika visibility berada di bawah ambang batas operasional minimum bandara, maka perubahan status penerbangan baik berupa pengalihan rute (divert), penundaan keberangkatan, hingga pembatalan penerbangan pesawat wajib dieksekusi secara instan.
Bagi calon penumpang yang memiliki agenda terbang dari dan menuju wilayah Kalimantan, disarankan untuk aktif memantau informasi resmi serta memahami skema refund tiket pesawat dan opsi reschedule tiket gratis yang disediakan oleh pihak maskapai.
Bandara Singkawang (SKJ) Alami Pembatalan Masif akibat Jarak Pandang Kritis
Dampak kabut asap karhutla paling terasa melumpuhkan di Bandara Singkawang (SKJ), Kalimantan Barat.
Angka visibility rendah membuat penerbangan komersial dari dan menuju Jakarta terganggu hebat pada pertengahan Agustus 2026.
| Tanggal | Jarak Pandang (Visibility) | Maskapai & Rute | Penumpang Terdampak | Status Operasional |
| 16 Agustus 2026 | ~3.000 meter | TransNusa (CGK ↔ SKJ) | 174 pax (CGK-SKJ) / 153 pax (SKJ-CGK) | Dibatalkan |
| Super Air Jet (CGK ↔ SKJ) | 180 pax (CGK-SKJ) / 87 pax (SKJ-CGK) | Dibatalkan | ||
| 18 Agustus 2026 | ~2.000 meter | TransNusa (CGK ↔ SKJ) | 174 pax (CGK-SKJ) / 174 pax (SKJ-CGK) | Dibatalkan |
| Super Air Jet (CGK ↔ SKJ) | 180 pax (CGK-SKJ) / 179 pax (SKJ-CGK) | Dibatalkan | ||
| 19 Agustus 2026 | ~2.500 meter | TransNusa (CGK ↔ SKJ) | 164 pax (CGK-SKJ) / 165 pax (SKJ-CGK) | Dibatalkan |
| Super Air Jet (CGK ↔ SKJ) | 180 pax (CGK-SKJ) / 180 pax (SKJ-CGK) | Dibatalkan |
Peta Status Bandara di Kalteng, Kaltim, dan Kaltara

Selain Kalimantan Barat, Kemenhub memperluas pemantauan lalu lintas udara di 22 bandar udara yang tersebar di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Kalimantan Tengah: Keterlambatan Berantai NAM Air di Pangkalan Bun
Di Kalteng, pemantauan mencakup 9 bandara: Tjilik Riwut, Iskandar, H. Asan, H.M. Sidik, Tumbang Samba, Kuala Kurun, Kuala Pembuang, Sanggu, dan Bandara Khusus Puruk Cahu. Bandara Tumbang Samba dan Puruk Cahu dilaporkan beroperasi normal.
Namun, sebaran asap di Bandara Iskandar - Pangkalan Bun (PKN) mengakibatkan keterlambatan rotasi pesawat maskapai NAM Air sebagai berikut:
-
Rute Jakarta (CGK) → Pangkalan Bun (PKN): Dipukul mundur dari jadwal awal 07.00 WIB menjadi 08.50 WIB.
-
Rute Pangkalan Bun (PKN) → Semarang (SRG): Mundur dari jadwal awal 07.30 WIB menjadi 09.38 WIB.
-
Rute Semarang (SRG) → Pangkalan Bun (PKN): Mundur dari jadwal awal 10.15 WIB menjadi 12.05 WIB.
-
Rute Pangkalan Bun (PKN) → Surabaya (SUB): Mundur dari jadwal awal 10.45 WIB menjadi 12.34 WIB.
Kalimantan Timur: Bandara IKN & Perintis Aman
Di Kaltim, pemantauan bertumpu pada 7 bandara: SAMS Sepinggan (Balikpapan), A.P.T. Pranoto (Samarinda), Kalimarau (Berau), Nusantara (IKN), Datah Dawai, Maratua, dan Melalan. Empat bandara yakni Nusantara, Datah Dawai, Maratua, dan Melalan beroperasi normal, sedangkan bandara utama lainnya tetap siaga penuh.
Kalimantan Utara: Penerbangan Perintis Masih Stabil
Di Kaltara, 6 bandara dipantau (Juwata Tarakan, Tanjung Harapan Tanjung Selor, Yuvai Semaring, Kolonel Robert Atty Bessing, Long Apung, dan Nunukan). Bandara Tanjung Harapan dan Nunukan terpantau beroperasi normal tanpa gangguan berarti.
Hak Penumpang Terdampak: Opsi Refund 100% dan Reschedule Gratis
Menyesuaikan dengan regulasi perlindungan konsumen Kementerian Perhubungan, seluruh penumpang yang penerbangannya mengalami pembatalan atau keterlambatan parah akibat faktor cuaca buruk/karhutla berhak memperoleh penanganan khusus dari maskapai:
-
Full Refund (100%): Pengembalian biaya tiket secara penuh tanpa dikenakan potongan biaya pembatalan.
-
Reschedule Gratis: Perubahan jadwal penerbangan tanpa biaya tambahan hingga 7 (tujuh) hari ke depan sejak tanggal keberangkatan awal.
-
Prosedur Klaim: Penumpang dapat mengajukan permohonan melalui call center, aplikasi resmi maskapai (TransNusa, Super Air Jet, NAM Air), atau datang ke loket Customer Service di bandara keberangkatan.
Baca juga:
Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan
Sinergi Lintas Instansi Demi Keselamatan Penerbangan
Kemenhub bersama seluruh pengelola bandar udara, maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta Satgas Karhutla terus memperkuat koordinasi secara real-time.
Langkah penyesuaian operasional penerbangan dinamis akan terus diambil mengikuti dinamika jarak pandang aktual di lapangan demi keselamatan publik.
Kami mengimbau seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi udara untuk terus memantau pembaruan informasi resmi dari maskapai dan bandara. Keselamatan jiwa tetap menjadi prioritas paling utama di atas segalanya,
pungkas Lukman F. Laisa.