'Melankolia Radikal', Album Kedua Dongker dengan Artwork Agan Harahap

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
'Melankolia Radikal', Album Kedua Dongker dengan Artwork Agan Harahap

Dongker perkenalkan artwork album terbaru. (Foto: dok/dongker)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DONGKER mulai membuka babak baru menuju perilisan album penuh kedua mereka, Melankolia Radikal, dengan memperkenalkan sampul album secara tidak biasa. Pengungkapan artwork tersebut berlangsung di bawah Jembatan Monjali, Yogyakarta, Jumat (21/8), bertepatan dengan penghujung gelaran 'Melankolia di Jogja'. Sebuah banner berukuran besar dan menjulang dibentangkan menjadi penanda visual pertama dari album yang segera mereka hadirkan.

Artwork tersebut menampilkan potret seorang pemuda yang secara visual mengingatkan pada sosok Presiden Ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi. Karya visual itu dibuat seniman asal Jakarta Agan Harahap, yang kemudian mendapatkan sentuhan khas Dongker melalui kehadiran Dollar. Kolaborasi tersebut mempertemukan karakter visual Agan yang kuat dengan identitas Dongker yang selama ini lekat dengan pendekatan artistik yang berani dan penuh sindiran.

Menariknya, karya Agan Harahap yang digunakan sebagai bagian dari artwork tersebut sebelumnya juga sempat menjadi perhatian Jokowi. Potret tersebut pernah diunggah Jokowi melalui akun Instagram pribadinya sehingga kehadirannya kembali dalam konteks album Dongker memberikan lapisan cerita tersendiri bagi perilisan Melankolia Radikal.

Baca juga:

Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'



Secara musikal, Melankolia Radikal menjadi kelanjutan perjalanan Dongker setelah album penuh sebelumnya. Album kedua ini berisi 11 lagu yang menjadi ruang bagi band tersebut untuk memperluas eksplorasi musikal sekaligus memperlihatkan perkembangan mereka dalam meramu gagasan dan suara.

Pengungkapan sampul di Yogyakarta juga bukan sekadar pengumuman visual. Kolaborasi antara Dongker, Agan Harahap, dan Dollar menjadi bagian dari identitas artistik yang akan menemani keseluruhan 11 lagu dalam album Melankolia Radikal. Artwork tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi pendengar sebelum menyelami cerita yang ditawarkan Dongker melalui album terbaru mereka.

Setelah melalui rangkaian proses kreatif dan pengenalan visual, Melankolia Radikal dijadwalkan resmi dirilis pada 28 Agustus 2026. Album penuh kedua Dongker tersebut akan tersedia di berbagai layanan streaming digital, menandai dimulainya fase baru perjalanan musik mereka.(Far)


Baca juga:

Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton

#Dongker #Jokowi #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Arti Lirik lagu 'Cinta Tanpa Memiliki' dari Fadhil Music, Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Lagi patah hati? Cari tahu makna mendalam dan lirik lagu Cinta Tanpa Memiliki dari Fadhil Music versi slow rock yang emosional banget di sini.
Angga Yudha Pratama - 59 menit lalu
Arti Lirik lagu 'Cinta Tanpa Memiliki' dari Fadhil Music, Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Lifestyle
Kebebasan Lintas Generasi Musisi Malam Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends
Hearing session akan berlangsung di Psychocandy Records, Kemang, Jakarta Selatan. Acara tersebut akan mempertemukan sejumlah pelaku musik
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Kebebasan Lintas Generasi Musisi Malam Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends
ShowBiz
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
Gavendri memperkenalkan album kedua Sympathy/Empathy berisi 11 lagu tentang kehilangan, pertumbuhan, dan harapan, termasuk lagu 'On & On'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
ShowBiz
Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru
lightcraft menghidupkan kembali EP debut The Modern Seasons yang dirilis pada 2006 dengan aransemen elektronik baru untuk merayakan 20 tahun perjalanan mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru
ShowBiz
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
BOL4 menggelar konser [Red Square] di Jakarta pada 14 November 2026. Simak harga tiket mulai Rp 850 ribu dan jadwal penjualan 11 Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
ShowBiz
Jadwal Konser Jakarta Oktober 2026: Avenged Sevenfold, TULUS, BABYMONSTER, hingga Ye
Simak 5 agenda konser dan festival musik Jakarta Oktober 2026, dari Avenged Sevenfold dan Festival Teman TULUS hingga BABYMONSTER dan Ye.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Jadwal Konser Jakarta Oktober 2026: Avenged Sevenfold, TULUS, BABYMONSTER, hingga Ye
ShowBiz
'Pure' Sienna Spiro Viral di Media Sosial, ini Makna Lagu yang Personal
Pure membawa pendengarnya menyelami proses refleksi diri yang cukup dalam.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
'Pure' Sienna Spiro Viral di Media Sosial, ini Makna Lagu yang Personal
ShowBiz
Stand Here Alone dan Aziz Harun Rayakan Kehangatan Persahabatan lewat 'Kembali Berjumpa'
Single ini merayakan persahabatan dan potongan-potongan kecil dalam hidup yang pernah membuat segalanya terasa lebih ringan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Stand Here Alone dan Aziz Harun Rayakan Kehangatan Persahabatan lewat 'Kembali Berjumpa'
ShowBiz
Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Hadirkan 'Juara Dua', Bicarakan Bahagia tanpa Harus Jadi yang Pertama
Lagu ini bercerita tentang pilihan untuk menjalani hidup dengan lebih bahagia tanpa harus selalu mengejar posisi pertama.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Hadirkan 'Juara Dua', Bicarakan Bahagia tanpa Harus Jadi yang Pertama
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Bagikan