MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menghentikan kebocoran kekayaan negara demi memastikan sumber daya alam Indonesia benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran kabinet akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk menjaga kekayaan Indonesia agar tidak terus bocor dan dimanfaatkan pihak tertentu.
"Saya bertekad, saya akan berusaha sekeras tenaga saya dan tenaga semua pembantu saya, kita akan berbuat apa saja yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran kekayaan rakyat Indonesia," Presiden RI, Prabowo Subianto.
Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan sumber daya alam. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kekayaan tersebut bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Baca juga:
Prabowo Siapkan Sentra Budidaya Perikanan Ribuan Hektare untuk Dongkrak Ekspor
Singgung Amanat UUD 1945 soal Kekayaan Alam
Prabowo juga menyinggung amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa bumi, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Ia menilai pengelolaan kekayaan nasional harus dilakukan secara mandiri agar hasilnya tidak hanya dinikmati kelompok tertentu maupun kepentingan asing.
"Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu," jelasnya.
Baca juga:
DPR Dukung PP Ekspor SDA Prabowo, Dinilai Bisa Tutup 'Kebocoran' Pemasukan Negara
Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali menekankan bahwa kekayaan bangsa Indonesia harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
“Karena kekayaan itu harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Tidak hanya segelintir saja,” imbuhnya. (Pon)