MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan melarang rakyat demo menolak kenaikan harga BBM jenis Pertamax. Informasi ini diunggah akun TikTok “TENTANG MEDIA”.
Akun itu juga mengunggah narasi yang menyebut aparat meminta rakyat harus tunduk pada
Hingga Senin (15/6), unggahan tersebut telah ditonton 53.000-an kali, mendapat 270-an tanda suka, serta dibagikan ulang lebih dari 40 kali.
Narasi
Pertamax 92 naik 16.250, rakyat dilarang berdemo TNI Polri pastikan rakyat harus tunduk pada pemerintah
Prabowo melarang adanya demo, TNI Polri pastikan para pendemo tidak akan selamat jika melawan pemerintah
Rakyat harus patuh dan tunduk terhadap kebijakan pemerintah baik itu tekanan dan mental jika tidak ingin disiram Air keras.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “prabowo melarang demonstrasi setelah harga bbm naik” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Prabowo yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax lalu memeriksa foto dalam unggahan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan antaranews.com “Presiden Prabowo tanggapi wacana pembiayaan MBG gunakan dana zakat”.
Dari pemberitaan yang tayang pada Kamis (16/1/2025) itu diketahui bahwa konteks asli foto adalah momen Prabowo menjawab pertanyaan wartawan setelah menghadiri rangkaian acara Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Prabowo menanggapi adanya wacana menggunakan dana zakat untuk pembiayaan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dalam momen tersebut, Prabowo tidak menyampaikan tentang larangan demonstrasi terkait kenaikan harga BBM.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Prabowo yang membenarkan klaim “Prabowo melarang demo kenaikan harga BBM”.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “Prabowo melarang demo kenaikan harga BBM” merupakan konten palsu (fabricated content). (Knu)