Andy Burnham, ‘The King of the North’ yang Jadi Kandidat Kuat Gantikan Keir Starmer sebagai PM Inggris

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
 Andy Burnham, ‘The King of the North’ yang Jadi Kandidat Kuat Gantikan Keir Starmer sebagai PM Inggris

Andy Burnham.(foto: Instagram @andyburnhamgm)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — NAMA Andy Burnham langsung mencuat setelah Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya, Senin (22/6). Burnham secara luas dianggap sebagai kandidat terkuat untuk posisi tersebut.

Dalam pidato pengunduran dirinya, Starmer mengatakan ia akan meminta partainya menetapkan jadwal proses pemilihan pemimpin baru. Pendaftaran kandidat akan dibuka pada 9 Juli dan berlangsung hingga parlemen memasuki masa reses musim panas seminggu kemudian. Waktu yang dibutuhkan untuk proses tersebut akan bergantung pada apakah ada kandidat lain yang memutuskan untuk ikut bersaing.

Tak lama berselang, Burnham langsung menyatakan akan maju. Ia baru saja memenangi pemilihan sela penting di Makerfield, wilayah barat laut Inggris, beberapa hari sebelumnya. Pemilihan itu diadakan khusus agar ia dapat mencalonkan diri sebagai pemimpin partai dengan status anggota parlemen yang masih aktif.

Burnham bahkan belum sempat menduduki kursinya di parlemen ketika tekanan besar di dalam partai memaksa Starmer mengundurkan diri. Tak lama kemudian, politikus populer itu mengonfirmasi bahwa dirinya akan maju dalam perebutan kursi pemimpin partai.

Baca juga:

PM Inggris Keir Starmer Mundur di Tengah Tekanan Politik



Kemenangan Burnham di Makerfield sangat meyakinkan. Ia mengalahkan Reform UK hanya beberapa minggu setelah Partai Buruh mengalami kekalahan telak dalam pemilu lokal. Hasil itu memberinya momentum besar. Pesaing potensial dalam pemilihan kepemimpinan partai, mantan Menteri Kesehatan Wes Streeting, bahkan menyatakan dukungannya pada Senin.

Menurut para pendukung Burnham, hanya dia yang mampu menghentikan kemerosotan elektoral Partai Buruh dengan cara yang tidak dapat dilakukan Starmer yang sangat tidak populer. Hingga Senin siang waktu setempat, Burnham menjadi satu-satunya tokoh yang secara resmi menyatakan diri maju dalam kontestasi kepemimpinan Partai Buruh.

“Ketika kita melangkah ke depan, prioritas kita haruslah bekerja bersama untuk membawa negara ini kembali ke kondisi yang diinginkan semua orang. Orang-orang ingin melihat kemajuan dalam pertumbuhan ekonomi, biaya hidup, layanan publik, perumahan, dan peluang bagi generasi berikutnya. Perubahan politik tidak boleh mengalihkan perhatian dari tanggung jawab untuk meningkatkan kehidupan masyarakat,” ujar Burnham di media sosial, dikutip CNN.


‘Raja dari Utara’ yang Populer





Dalam beberapa tahun terakhir, Burnham diam-diam menjadi salah satu politikus paling populer di Inggris. Karismanya mampu menutupi berbagai kontradiksi dalam citra publiknya. Ia pernah mengklaim dirinya merupakan orang luar dari lingkungan Westminster, padahal ia sudah menjadi peneliti parlemen pada usia 24 tahun, penasihat khusus pada usia 28 tahun, dan anggota parlemen untuk pertama kalinya pada usia 31 tahun.

Selama 16 tahun menjadi anggota parlemen, ia pernah bertugas di pemerintahan Tony Blair dan Gordon Brown. Kariernya terus menanjak hingga menjadi Menteri Kesehatan. Sayangnya, ia dua kali gagal dalam pemilihan pemimpin Partai Buruh pada 2010 dan 2015.

Dalam pemilihan pada 2015, ia kalah telak dari Jeremy Corbyn, seorang sosialis veteran yang membawa partai bergerak lebih ke kiri.

Meski sempat bergabung dalam kabinet bayangan Corbyn, jabatan sebagai Wali Kota Manchester pada 2017 membuat Burnham relatif terhindar dari konflik internal yang menguras energi Partai Buruh selama dan setelah era kepemimpinan Corbyn.

Oleh karena itu, ketika banyak tokoh sayap kiri Partai Buruh membenci Starmer atas perannya menggeser partai ke tengah dan menyingkirkan Corbyn, Burnham tidak terlalu dikaitkan dengan periode tersebut.

Sebagai Wali Kota Manchester, ia menunjukkan kemampuannya menentang kebijakan Westminster dalam berbagai kesempatan yang mencerminkan kesenjangan lama antara wilayah utara dan selatan Inggris. Sikap itu memperkuat citranya sebagai sosok ‘orang luar’ dan membuatnya mendapat julukan ‘The King of the North’ (Raja dari Utara).

Selama masa kepemimpinannya, ekonomi Greater Manchester berkembang pesat. Ia mengawasi peningkatan jaringan transportasi publik serta meluncurkan program pembangunan perumahan besar-besaran.

Wakil Wali Kota Manchester, Kate Green, mengatakan Burnham memiliki ambisi yang sangat jelas untuk Greater Manchester, demi keberhasilan ekonominya, inklusi sosial, dan agar semua orang dapat menjalani kehidupan yang baik di kawasan kota tersebut.

“Dia juga sangat fokus pada hal-hal yang dapat membuat perbedaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” tambah Green.

Namun, beberapa janji unggulannya, seperti target ambisius untuk mengakhiri tunawisma di Manchester pada 2020, tidak terwujud. Para kritikus juga berpendapat bahwa banyak fondasi bagi pencapaian besar Burnham sebenarnya telah dibangun sebelum ia berkuasa.

Meski demikian, sebagai wajah kebangkitan Manchester, Burnham berhasil membangun profil sebagai pemimpin regional.(*)

Baca juga:

Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz

#Andy Burnham #PM Inggris #Inggris
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Dunia
Andy Burnham, ‘The King of the North’ yang Jadi Kandidat Kuat Gantikan Keir Starmer sebagai PM Inggris
Hingga Senin siang waktu setempat, Burnham menjadi satu-satunya tokoh yang secara resmi menyatakan diri maju dalam kontestasi kepemimpinan Partai Buruh.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
 Andy Burnham, ‘The King of the North’ yang Jadi Kandidat Kuat Gantikan Keir Starmer sebagai PM Inggris
Lifestyle
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Terbaru 23-25 Juni 2026
Simak jadwal lengkap Piala Dunia 2026 tanggal 23, 24, dan 25 Juni 2026. Laga besar Argentina, Brasil, Inggris, Portugal, hingga Prancis di fase grup.
ImanK - Senin, 22 Juni 2026
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Terbaru 23-25 Juni 2026
Dunia
PM Inggris Keir Starmer Mundur di Tengah Tekanan Politik
Kepemimpinan Keir Starmer terus berada di bawah sorotan tajam publik global
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PM Inggris Keir Starmer  Mundur di Tengah Tekanan Politik
Olahraga
Prediksi Inggris vs Ghana Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Siap Siksa Carlos Queiroz Dua Kali
Kekhawatiran kubu Ghana bertumpu pada minimnya kreativitas serangan tim selama babak pertama laga sebelumnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Prediksi Inggris vs Ghana Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Siap Siksa Carlos Queiroz Dua Kali
Indonesia
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Dilaporkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya terluka setelah dua kereta api bertabrakan di dekat Kota Bedford.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Olahraga
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Pemain Termuda Eropa di Empat Turnamen Besar, Lewati Saka Hingga Cristiano Ronaldo
Catatan fantastis ini sekaligus menumbangkan rekor milik bintang Jerman, Jamal Musiala
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Jude Bellingham Pecahkan Rekor Pemain Termuda Eropa di Empat Turnamen Besar, Lewati Saka Hingga Cristiano Ronaldo
Olahraga
Superkomputer Prediksi Inggris Menang, Tapi Jangan Pernah Remehkan Krosia si Pembunuh Raksasa
Superkomputer Opta memprediksi Inggris menang tipis atas Kroasia di laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026. Harry Kane jadi sorotan, Kroasia tetap berbahaya dengan DNA turnamen.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Inggris Menang, Tapi Jangan Pernah Remehkan Krosia si Pembunuh Raksasa
Olahraga
Prediksi Inggris vs Kroasia: Laga Pembuktian Siapa Raja di Grup L
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga ujian awal bagi Inggris dan Kroasia untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai kandidat juara Grup L.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Prediksi Inggris vs Kroasia: Laga Pembuktian Siapa Raja di Grup L
Olahraga
Inggris vs Kroasia: Catatan Sejarah, Head to Head dan Prakiraan Formasi
Pertemuan terakhir kedua negara pada ajang Piala Dunia 2018 melahirkan laga klasik penuh drama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
Inggris vs Kroasia: Catatan Sejarah, Head to Head dan Prakiraan Formasi
Olahraga
Jadwal Piala Dunia 2026 15-18 Juni: Argentina, Prancis, Inggris hingga Portugal Siap Tampil
Jadwal Piala Dunia 2026 15, 16, 17, dan 18 Juni 2026 lengkap. Simak laga Argentina, Prancis, Inggris, Portugal, Spanyol hingga Belgia beserta jadwal siaran langsung
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
Jadwal Piala Dunia 2026 15-18 Juni: Argentina, Prancis, Inggris hingga Portugal Siap Tampil
Bagikan