Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman

Prabowo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Istana Merdeka. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, sepakat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara melalui peningkatan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Merdeka, Senin (15/6), sebagai bagian dari upaya mempererat kemitraan strategis Indonesia dan Jerman.

Dalam pernyataan pers bersama, Prabowo menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperluas kerja sama ekonomi di berbagai sektor strategis.

Kami sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Menurutnya, hubungan ekonomi yang semakin kuat akan membuka peluang lebih besar bagi dunia usaha kedua negara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca juga:

Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia

Prabowo Dorong Percepatan IEU-CEPA

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya hubungan Indonesia dengan Eropa, terutama melalui penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Ia menilai perjanjian tersebut akan memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha di Indonesia maupun negara-negara anggota Uni Eropa.

"Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa, dan kami berharap perjanjian Indonesia-European Union CEPA dapat mencapai kesimpulan substantif," katanya.

Prabowo berharap Jerman dapat terus memainkan peran aktif dalam mendorong proses finalisasi perjanjian tersebut di tingkat internal Uni Eropa.

"Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian di internal Eropa sehingga dapat segera memberikan manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua kawasan," ucapnya.

Perkuat Daya Saing Industri Melalui Program CITA

Selain melalui kerja sama perdagangan, hubungan ekonomi Indonesia dan Jerman juga diperkuat melalui program Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program (CITA).

Program tersebut bertujuan meningkatkan daya saing industri sekaligus mempercepat aktivitas perdagangan antara kedua negara.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi ekonomi yang tidak hanya berfokus pada investasi, tetapi juga penguatan kapasitas industri dan peningkatan nilai tambah.

Baca juga:

Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik

Prabowo turut mengundang investor Jerman untuk memperluas investasi di Indonesia, terutama pada sektor-sektor prioritas yang tengah dikembangkan pemerintah.

Beberapa sektor yang ditawarkan meliputi transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, hingga industri semikonduktor.

"Indonesia juga mengundang pihak Jerman untuk memperluas investasi di sektor-sektor penting di Indonesia, seperti transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, serta industri semikonduktor," ungkapnya.

Jerman Dukung Terwujudnya IEU-CEPA

Sementara itu, Steinmeier menyampaikan bahwa Indonesia dan Jerman memiliki visi yang sama dalam membangun kerangka kerja yang lebih kuat bagi perdagangan dan ekonomi.

Menurutnya, perjanjian IEU-CEPA menjadi instrumen penting untuk mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa ke depan.

Indonesia dan Jerman juga memiliki keinginan bersama untuk membangun kerangka yang baik bagi perdagangan dan ekonomi. Kami berharap perjanjian Indonesia-Uni Eropa CEPA pada akhirnya dapat ditandatangani,

Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier.

(Pon)

#Kerjasama Antarnegara #Pertemuan Bilateral #Presiden Prabowo Subianto #Kerja Sama Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap Presiden Prabowo Subianto menaikkan tunjangan kinerja prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Indonesia
Bukan Cuma Kereta, Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
Presiden Prabowo menargetkan seluruh moda transportasi darat, mulai dari bus, truk, mobil hingga motor, beralih ke kendaraan listrik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Bukan Cuma Kereta, Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
Indonesia
Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Buruh hingga Petani
"Saya mendapat laporan dari Menteri Dalam Negeri (Tito Karnavian), ‘Bapak Presiden, sepuluh lulusan terbaik dari angkatan ini semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana'."
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Buruh hingga Petani
Indonesia
Lantik 1.204 ASN Muda Lulusan IPDN, Prabowo: Jangan Korupsi dan Bikin Kebijakan yang Berbelit
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.204 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII tahun 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Lantik 1.204 ASN Muda Lulusan IPDN, Prabowo: Jangan Korupsi dan Bikin Kebijakan yang Berbelit
Indonesia
Prabowo: PT DSI Kelola Devisa Lebih dari USD 10,5 Miliar, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Mulai Berbuah Hasil
Presiden Prabowo Subianto menyebut PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) telah mengelola devisa lebih dari USD 10,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo: PT DSI Kelola Devisa Lebih dari USD 10,5 Miliar, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Mulai Berbuah Hasil
Indonesia
Prabowo Pertanyakan Hilangnya Ribuan Triliun Kekayaan Negara, Singgung Kritik terhadap Program MBG
Dalam Sidang Kabinet, Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan minimnya perhatian terhadap hilangnya ribuan triliun kekayaan negara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Pertanyakan Hilangnya Ribuan Triliun Kekayaan Negara, Singgung Kritik terhadap Program MBG
Indonesia
Prabowo Dorong Reformasi Birokrasi, Percepat Digitalisasi Pemerintahan dan Single National Identity Card
Prabowo menegaskan percepatan reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi, digitalisasi pemerintahan lewat GovTech, serta implementasi Single National Identity Card.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Dorong Reformasi Birokrasi, Percepat Digitalisasi Pemerintahan dan Single National Identity Card
Indonesia
Mensesneg Minta Hotman Paris Tak 'Seret' Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah
Menurut Prasetyo, pemerintah menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Frengky Aruan - Senin, 20 Juli 2026
Mensesneg Minta Hotman Paris Tak 'Seret' Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah
Indonesia
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik soal harga beras. Ia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Indonesia
Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat. Ia menyebut kedua institusi harus selalu hadir membantu masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
Bagikan