Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak

Presiden Prabowo Subiantosaat acara peresmian lima bendungan secara serentak dari kawasan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presid

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI Prabowo Subianto menanggapi kritik sejumlah pihak terkait harga beras. Menurutnya, masyarakat perlu melihat proses panjang yang dijalani petani, mulai dari menyiapkan lahan, menanam benih, merawat tanaman padi, hingga memasuki masa panen.

Prabowo menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak dari hasil kerja keras mereka. Karena itu, kesejahteraan petani harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ketahanan pangan nasional.

Kalau petani beras enggak boleh dapat penghasilan yang tinggi, ya suruh mereka tanam padi sendiri. TNI akan siapkan lahan untuk mereka. Menteri Pertanian siapkan lahan untuk mereka. Suruh tanam sendiri,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Kesejahteraan Petani Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan

Menurut Prabowo, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya diukur dari ketersediaan produksi, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan para petani sebagai pelaku utama sektor pertanian.

Ia menilai petani layak mendapatkan hasil yang sepadan dengan proses panjang dan kerja keras yang mereka lakukan dalam menghasilkan beras.

Baca juga:

Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur

Pemerintah Kejar Target Pembangunan

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengatakan pemerintahan yang dipimpinnya terus bekerja untuk mengejar berbagai sasaran pembangunan yang selama ini dinantikan masyarakat.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan pemerintah tidak ingin berjalan lambat dalam mewujudkan berbagai target pembangunan nasional.

"Untuk menggapai sasaran yang tertinggi dalam waktu secepat-cepatnya, kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” tuturnya.

Baca juga:

Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat

Prabowo menekankan bahwa semangat membangun Indonesia harus disertai kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri.

Ia pun mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus memperkuat persatuan demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju. (Asp)

#Harga Beras #Presiden Prabowo Subianto #Petani #Ketahanan Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik soal harga beras. Ia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Indonesia
Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat. Ia menyebut kedua institusi harus selalu hadir membantu masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
Indonesia
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Presiden Prabowo Subianto mengungkap motor listrik nasional buatan anak bangsa akan diluncurkan dalam beberapa minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Indonesia
Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur
Proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur
Indonesia
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela harus menguntungkan Indonesia dan investor.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera
Indonesia
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Presiden Prabowo Subianto resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Indonesia
Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak
Pemerintah membutuhkan kepastian pasokan energi guna mempercepat transformasi ekonomi lewat hilirisasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak
Indonesia
Eks Wakil Ketua KPK Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
Eks Wakil Ketua KPK Amien Sunaryadi meminta Presiden Prabowo menyelesaikan polemik penanganan dugaan korupsi Febrie Adriansyah dan mengusulkan perkara diserahkan ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Eks Wakil Ketua KPK Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
Indonesia
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Presiden Prabowo Subianto menerima Luhut Binsar Pandjaitan dan Dewan Ekonomi Nasional di Bogor. Pertemuan membahas ketahanan ekonomi nasional hingga penyempurnaan GovTech.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Indonesia
33,2 Juta Keluarga Tetap Dapat Bantuan Buat Stabilkan Harga Beras
Inflasi pangan berdasarkan tahun kalender Januari hingga Juni 2026 tercatat sebesar 1,61 persen atau lebih rendah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,15 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
33,2 Juta Keluarga Tetap Dapat Bantuan Buat Stabilkan Harga Beras
Bagikan