Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai pembangunan (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Kamis (16/7). Peresmian tersebut menandai dimulainya proyek energi nasional yang telah dinantikan selama hampir 28 tahun.

Prabowo: Proyek Abadi Masela Tak Boleh Lagi Terhambat

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan Proyek LNG Abadi Masela merupakan salah satu proyek energi paling penting bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, proyek tersebut telah dinantikan selama hampir tiga dekade dan kini akhirnya memasuki tahap pembangunan.

Proyek Strategis Nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting. Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa kita tunggu. Tiga dekade, tiga dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah, hari ini kita mulai pembangunannya. Dan pembangunan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Prabowo menambahkan bahwa energi merupakan salah satu syarat utama bagi keberlangsungan dan kemajuan sebuah bangsa.

Baca juga:

PGN Akan Amankan Pasokan Gas Domestik Dari Blok Masela

Cadangan Energi Indonesia Dinilai Sangat Besar

Presiden mengatakan Indonesia memiliki potensi sumber daya energi yang melimpah, termasuk di kawasan Kepulauan Tanimbar dan Maluku. Potensi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Bangsa Indonesia sadar bahwa kita diberi karunia yang luar biasa oleh Yang Mahakuasa. Buktinya antara lain bahwa di perairan kita, di Tanimbar, di Maluku ini, kita memiliki cadangan energi yang sangat besar," ujarnya.

Apresiasi untuk Mitra Nasional dan Internasional

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan proyek LNG Abadi Masela.

Ia secara khusus menyebut mitra internasional seperti INPEX dari Jepang, Petronas dari Malaysia, serta Pertamina sebagai perusahaan nasional yang terlibat dalam pengembangan proyek strategis tersebut.

Prabowo juga menegaskan bahwa kerja sama dengan investor harus dibangun berdasarkan prinsip saling menguntungkan. Meski demikian, kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat Indonesia tetap menjadi prioritas utama.

"Para investor harus untung. Sekali lagi, sebagai bangsa yang punya harga diri dan kehormatan, kita malu kalau mitra kita tidak puas, kalau mitra kita rugi, kalau mitra kita tidak bahagia. Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita," ujar Prabowo.

Baca juga:

Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak

Fondasi Hilirisasi dan Industrialisasi Nasional

Menurut Prabowo, Proyek LNG Abadi Masela akan menjadi fondasi penting bagi transformasi ekonomi Indonesia menuju negara industri modern.

Proyek tersebut diharapkan mampu menyediakan pasokan energi yang dibutuhkan untuk mempercepat hilirisasi serta industrialisasi nasional sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Ekonomi, pembangunan, transformasi, hilirisasi, dan industrialisasi harus secepatnya membawa kemakmuran untuk sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia. Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi," tegasnya.

Presiden kemudian secara resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela dari Istana Merdeka, Jakarta.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Kamis, 16 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menyatakan groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela secara resmi dimulai," tutupnya. (Pon)

#LNG Abadi Masela #Presiden Prabowo Subianto #Proyek Strategis Nasional #Proyek Hilirisasi Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Presiden Prabowo Subianto resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 5 menit lalu
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Indonesia
Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak
Pemerintah membutuhkan kepastian pasokan energi guna mempercepat transformasi ekonomi lewat hilirisasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak
Indonesia
Eks Wakil Ketua KPK Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
Eks Wakil Ketua KPK Amien Sunaryadi meminta Presiden Prabowo menyelesaikan polemik penanganan dugaan korupsi Febrie Adriansyah dan mengusulkan perkara diserahkan ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Eks Wakil Ketua KPK Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
Indonesia
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Presiden Prabowo Subianto menerima Luhut Binsar Pandjaitan dan Dewan Ekonomi Nasional di Bogor. Pertemuan membahas ketahanan ekonomi nasional hingga penyempurnaan GovTech.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Olahraga
Menpora Erick Thohir Tanggapi Keresahan Presiden Prabowo karena Indonesia Belum Tembus Piala Dunia
Presiden Prabowo sempat mencari-cari Erick Thohir ketika menyinggung Piala Dunia
Frengky Aruan - Jumat, 10 Juli 2026
Menpora Erick Thohir Tanggapi Keresahan Presiden Prabowo karena Indonesia Belum Tembus Piala Dunia
Indonesia
PSSI Senggol Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal Main di Piala Dunia
Keresahan presiden berdasar atas prinsip kehormatan bangsa melalui prestasi olahraga internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
PSSI Senggol Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal Main di Piala Dunia
Indonesia
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp 9,79 Triliun, Jadi Kunci Ketahanan Pangan hingga Energi Hijau
Presiden Prabowo meresmikan lima bendungan di lima provinsi dengan total anggaran Rp9,79 triliun. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung irigasi puluhan ribu hektare lahan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp 9,79 Triliun, Jadi Kunci Ketahanan Pangan hingga Energi Hijau
Indonesia
Prabowo Bertolak ke NTB, Resmikan Bendungan Meninting untuk Perkuat Ketahanan Air
Selain Bendungan Meninting di Lombok Barat, Prabowo juga akan meresmikan empat bendungan lainnya di Aceh, Jawa Tengah, dan Bali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Prabowo Bertolak ke NTB, Resmikan Bendungan Meninting untuk Perkuat Ketahanan Air
Olahraga
Ingin Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia, Presiden Prabowo Subianto Cari Menpora dan Menkeu
Presiden Prabowo sebelumnya sempat bertemu dengan Erick Thohir dan pelatih Timnas John Herdman di Hambalang, Bogor, Jumat (19/6).
Frengky Aruan - Kamis, 09 Juli 2026
Ingin Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia, Presiden Prabowo Subianto Cari Menpora dan Menkeu
Indonesia
B50 Resmi Berlaku, Prabowo Sebut Indonesia Tak Lagi Bergantung pada Impor Solar
Program mandatori B50 resmi diluncurkan. Presiden Prabowo menyebut kebijakan ini membuat Indonesia tidak lagi bergantung pada impor solar sekaligus memperkuat kemandirian energi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
B50 Resmi Berlaku, Prabowo Sebut Indonesia Tak Lagi Bergantung pada Impor Solar
Bagikan