Prabowo: PT DSI Kelola Devisa Lebih dari USD 10,5 Miliar, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Mulai Berbuah Hasil

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo: PT DSI Kelola Devisa Lebih dari USD 10,5 Miliar, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Mulai Berbuah Hasil

Sidang Kabinet Paripurna Taklimat Presiden di Istana Negara, Senin (20/7). (Foto: Dok. Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kinerja positif yang berhasil dicapai PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI dalam menjalankan tugas sebagai pengelola kegiatan ekspor komoditas strategis.

Menurut Prabowo, Senin (20/7), perusahaan yang baru beroperasi sekitar satu bulan tersebut telah mengelola devisa lebih dari USD 10,5 miliar. Capaian itu dinilai menjadi bukti awal bahwa kebijakan pemerintah membangun sistem ekspor satu pintu mulai menunjukkan hasil.

Saya dapat laporan dari saudara Rosan, CEO Danantara, bahwa baru satu bulan dua minggu bekerja, PT DSI sudah mengelola devisa sebesar lebih dari USD 10,5 miliar dalam satu bulan dua minggu,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

DSI Kelola Ekspor Batu Bara, CPO, dan Mineral Kritis

Sejak 1 Juni 2026, pemerintah mulai memberlakukan kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) strategis melalui mekanisme satu pintu yang dikelola DSI.

Kebijakan tersebut mencakup ekspor batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), dan mineral kritis, dengan tujuan mengurangi berbagai praktik kecurangan ekspor, termasuk under invoicing, yang selama ini dinilai merugikan penerimaan negara.

Sebagai tahap awal, pemerintah menerapkan masa transisi mulai 1 Juni hingga 1 September 2026.

Selama periode tersebut, eksportir masih dapat menjalankan kegiatan ekspor seperti biasa, namun diwajibkan melaporkan aktivitas ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Setelah masa transisi berakhir, seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya melalui DSI.

Baca juga:

Prabowo Dorong Reformasi Birokrasi, Percepat Digitalisasi Pemerintahan dan Single National Identity Card

Selisih Harga Ekspor Disebut Mulai Menyusut

Prabowo mengatakan, selama sekitar satu bulan masa transisi, Indonesia mulai berhasil mengurangi kesenjangan antara harga internasional dan harga jual di dalam negeri.

Menurutnya, kondisi tersebut memberikan dampak positif terhadap penerimaan ekspor sekaligus memperkuat devisa negara.

"Data yang masuk menunjukkan, sebelum ada PT DSI, perbedaan harga jual di Indonesia dengan harga internasional minimal 30 persen, bahkan mendekati 40 sampai 45 persen. Begitu ada PT DSI, harganya sudah hampir menyatu," ungkap dia.

Prabowo Soroti Praktik Kecurangan Ekspor CPO

Prabowo menegaskan akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang melanggar hukum, termasuk pelaku praktik kecurangan ekspor yang dinilai merugikan negara.

Ia mencontohkan praktik ekspor minyak kelapa sawit (CPO). Sebelum kebijakan satu pintu diterapkan, banyak kontrak penjualan dilakukan dengan harga sekitar Rp 14.000 hingga Rp 15.000 per kilogram, sementara harga acuan internasional CPO Rotterdam mencapai sekitar Rp 27.000 per kilogram.

Menurut Prabowo, kondisi tersebut menyebabkan Indonesia kehilangan hampir separuh potensi nilai ekspor yang seharusnya diterima.

"Siapa yang menikmati selisihnya? Hampir 50 persen. Permainan seperti inilah yang menusuk hati kita," terangnya.

Baca juga:

Prabowo Pertanyakan Hilangnya Ribuan Triliun Kekayaan Negara, Singgung Kritik terhadap Program MBG

S&P Nilai Pembentukan DSI Langkah yang Tepat

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung penilaian terbaru dari lembaga pemeringkat global S&P Global Ratings yang disebut turut mengapresiasi pembentukan DSI.

Dalam penilaian tersebut, S&P memberikan prospek utang Indonesia pada level stable dengan proyeksi penerimaan negara yang lebih baik sebagai dampak reformasi kebijakan ekspor SDA.

Prabowo mengatakan, penilaian tersebut juga memperkirakan defisit fiskal Indonesia tetap berada di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurutnya, hal itu menjadi indikasi bahwa pembentukan DSI beserta kebijakan ekspor satu pintu berada di jalur yang tepat.

"S&P sendiri sudah menyampaikan bahwa pembentukan PT DSI adalah langkah yang tepat bagi bangsa Indonesia. Mereka mengatakan kebijakan ini bisa meningkatkan penghasilan atau revenue kita," pungkasnya. (Pon)

#Sidang Kabinet Paripurna #Presiden Prabowo Subianto #Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Prasetyo Hadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas ucapan selamat serta doa dalam rangka ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Indonesia
Prabowo Kenang Dukungan Mesir untuk Kemerdekaan RI, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Prabowo Subianto mengenang dukungan Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia saat menjamu Presiden Abdel Fattah El-Sisi di Istana Negara. Salin meta description
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Prabowo Kenang Dukungan Mesir untuk Kemerdekaan RI, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
Respons Prabowo soal Putusan MK Pendidikan Gibran Belum Terungkap, Ini Kata Wamensesneg
Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto mengaku belum mengetahui respons Prabowo terkait putusan MK soal syarat pendidikan Gibran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Respons Prabowo soal Putusan MK Pendidikan Gibran Belum Terungkap, Ini Kata Wamensesneg
Indonesia
Presiden Prabowo Kasih Bocoran Bonus untuk Timnas Indonesia Usai Emil Audeo Dkk Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Penasaran kapan bonus Timnas Indonesia cair setelah dramatis menjuarai ASEAN Cup 2026? Cek langsung bocoran dari Presiden Prabowo dan serunya selebrasi di GBK!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kasih Bocoran Bonus untuk Timnas Indonesia Usai Emil Audeo Dkk Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Prabowo Dapat Undangan VIP Final ASEAN Cup 2026 dari FIFA, Akankah Hadir Nonton Langsung ke SUGBK?
Presiden Prabowo mendapat undangan khusus dari FIFA untuk menonton Final ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Thailand di GBK. Akankah hadir? Cek juga prediksi skor dari Erick Thohir di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Prabowo Dapat Undangan VIP Final ASEAN Cup 2026 dari FIFA, Akankah Hadir Nonton Langsung ke SUGBK?
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Presiden Prabowo Subianto melakukan pemeriksaan pasukan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Didik Setiawan - Senin, 05 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Olahraga
Bos FIFA Langsung Undang Prabowo Nonton Final ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di GBK
Jelang laga Final ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand di GBK, Presiden FIFA Gianni Infantino langsung mengundang Presiden Prabowo. Cek prediksi skornya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Bos FIFA Langsung Undang Prabowo Nonton Final ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di GBK
Indonesia
HUT ke-81 TNI, Prabowo Bicara Ancaman Nonfisik: dari Serangan Siber hingga Kekayaan Indonesia yang Dicuri
Presiden Prabowo Subianto menyoroti berbagai ancaman terhadap Indonesia, termasuk penyelundupan kekayaan nasional, dalam amanat HUT ke-81 TNI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
HUT ke-81 TNI, Prabowo Bicara Ancaman Nonfisik: dari Serangan Siber hingga Kekayaan Indonesia yang Dicuri
Indonesia
Pesan Tegas Prabowo untuk Prajurit TNI: “Jiwa dan Ragamu Milik Rakyat Indonesia”
Presiden Prabowo mengingatkan TNI berdiri dari rakyat dan meminta prajurit selalu hadir untuk melindungi serta mendengarkan kesulitan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Pesan Tegas Prabowo untuk Prajurit TNI: “Jiwa dan Ragamu Milik Rakyat Indonesia”
Bagikan