Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 1 jam, 9 menit lalu
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach

Presiden Prabowo Subianto di Penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menutup gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memberikan ucapan selamat sekaligus pesan kepada Ketua PBNU dan Rais Aam yang terpilih.

"Saya ucapkan selamat kepada pimpinan NU yang terpilih, dan saya ucapkan selamat atas berjalannya Muktamar dengan sukses, dengan guyub, dengan rukun, kita terima perbedaan, kita terima kompetisi yang sehat," kata Prabowo.

Baca juga:

Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU

Prabowo Nilai Muktamar NU Jadi Contoh

Prabowo menilai pelaksanaan Muktamar NU dapat menjadi contoh bagi organisasi besar lainnya.

Menurutnya, NU memiliki puluhan juta anggota, ribuan pesantren, dan puluhan ribu kiai. Namun, organisasi tersebut tetap mampu menggelar muktamar dengan suasana damai dan rukun.

"NU memberi contoh kepada seluruh bangsa bagaimana suatu organisasi yang anggotanya puluhan juta, pesantrennya ribuan, kiainya puluhan ribu tapi bisa melaksanakan Muktamar dengan sukses, dengan damai, dengan rukun," imbuhnya.

Baca juga:

Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031

Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031

Prabowo kemudian menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru NU dapat terus memberikan pengabdian bagi negara, bangsa, dan umat.

Selamat atas terlaksananya Muktamar ke-35. Negara, bangsa dan umat, menunggu dharma bakti yang akan datang,

Presiden RI, Prabowo Subianto.

Gus Kikin dan Kiai Miftach Pimpin PBNU 2026-2031

Sebelumnya, KH Abdul Hakim Mahfudz terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031.

Sementara itu, pada rapat tertutup Minggu (30/8) malam, sembilan ulama AHWA telah memilih KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU masa khidmat 2026-2031.

Kiai Miftach kembali menduduki jabatan tersebut setelah sebelumnya terpilih menjadi Rais Aam PBNU masa khidmat 2021-2026 hasil Muktamar ke-34 NU di Lampung.

Dengan terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU dan Kiai Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam, kepemimpinan PBNU periode 2026-2031 telah terbentuk.

Selanjutnya, kepemimpinan tersebut akan memimpin organisasi Nahdlatul Ulama untuk lima tahun ke depan. (Knu)

#PBNU #Nahdlatul Ulama (NU) #Muktamar NU #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 9 menit lalu
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang. Prabowo menerima Kartanu dari PBNU yang tertulis sebagai anggota seumur hidup.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 17 menit lalu
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU, Terima Kartanu dari PBNU
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Demokrasi dalam tradisi NU tidak hanya dimaknai melalui pemilihan langsung, tetapi juga melalui musyawarah, mufakat, dan penghormatan terhadap keputusan forum tertinggi organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Indonesia
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Tahapan pemilihan akan diawali dengan tabulasi calon AHWA, yang akan dilakukan pada Minggu (30/8).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Indonesia
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, memiliki posisi sebagai simbol kepemimpinan organisasi sehingga harus menjaga fokus dalam menjalankan mandat muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Muktamar NU Putuskan Rais Aam dan Ketua Umum Dilarang Rangkap Jabatan Politik
Bagikan