Merahputih.com - Pria berinisial AG ditangkap polisi lantaran kedapatan membawa senjata api (senpi) laras lanjang berjenis M16 beserta amunisinya. Polisi mengaku sudah sejak lama AG masuk ke dalam target operasi.
Saat pelaku melintas dengan mobil di Jalan Gak Kabupaten Merauke, Papua, Senin (1/3) malam, polisi langsung memberhentikan mobil tersebut.
Baca Juga
"Kemudian dilakukan penggeledahan,” kata Kombes Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/3)
Dalam proses penggeledahan, polisi menemukan tiga senjata api jenis M16. Polisi juga menemukan puluhan butir peluru serta peralatan las.
"Semuanya diletakan pada belakang jok mobil Ranger,” beber Kamal.
Polisi pun langsung membawa AG beserta barang buktinya ke Polres Merauke untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Tim saat ini masih melakukan pengembangan lebih lanjut guna mencari pemasok senjata dan amunisi tersebut yang diduga melibatkan orang tertentu,” pungkas Kamal.
Sementara itu, Polres Mimika menyatakan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua kembali menghasut warga dengan menyebar hoaks di media sosial. Hoaks disebarkan lewat juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) bernama Sebby Sambom di media sosialnya.
Kapolres Mimika AKBP I Gusti Era Adinata mengatakan, hoaks yang disebarkan yakni berisi aparat menembak mati remaja berusia 17 tahun di Mimika.
“Sebby Sambom memberi keterangan pada media daring tentang salah satu anggota KKB yang tewas ditembak aparat adalah remaja 17 tahun, Yasko Nebekalem,” kata Era lewat keterangannya, Selasa (2/3).
Era menuturkan, memang ada aksi baku tembak antara petugas dan KKB di Mimika yang menewaskan 2 orang anggota KKB dan bukan seorang remaja. Kedua anggota KKB yang tewas berusia 35 tahun dan 26 tahun.
“Berdasarkan info lapangan, bahwa terdapat dua orang yang tewas dalam kejadian kontak tersebut. Di antaranya Ferry Ellas (35) dan Heri Yakob Newegalem (26), Anggota KKB pimpinan Joni Botak,” kata Era.
Baca Juga
Kasus Penjualan Senpi Beserta Amunisinya Oleh Anggota Polri ke KKB Diharap Tak Perkeruh Suasana
Era menegaskan, polisi dan TNI tak pernah menembak remaja di Mimika. Hal itu dibuktikan dengan identifikasi terhadap 2 anggota KKB.
“Identifikasi gambar, ditemukan kemiripan antara jenazah pelaku dengan foto Ferry Ellas, pencocokan atribut yang digunakan oleh pelaku baik pakaian yang digunakan, jam, kalung, anting, postur tubuh dan wajah,” tutup Era. (Knu)