Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel

Purnawirawan Polri AKBP (Purn) Untung Sangaji/ dok Instagram Untung Sangaji

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PUBLIK kembali dikejutkan nama AKBP (Purnawirawan) Untung Sangaji. Jika 10 tahun lalu namanya dielu-elukan karena aksi heroik menembak mati teroris di kawasan Sarinah, Thamrin, pada 2016, kini ia muncul dengan kabar yang tak kalah menggemparkan.

Untung Sangaji menjadi sosok kunci di balik pembongkaran 995 pucuk senjata api dan airgun, ribuan amunisi, alat cetak peluru, hingga narkotika di lingkungan sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Senjata-senjata berbahaya tersebut ditemukan menumpuk di dalam ruangan terkunci milik mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD.

Siapakah Untung Sangaji dan bagaimana perannya dalam mengungkap teka-teki gudang senjata di sekolah ini?

Baca juga:

Air Gun hingga Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dikenal sebaga Polisi Pemberani


Bagi pencinta dunia hukum dan militer, nama Untung Sangaji merupakan jaminan rekam jejak yang berani. Purnawirawan Polri ini memiliki karier panjang yang tak biasa di Korps Bhayangkara.

Untung menjadi buah bibir nasional saat dengan berani mendekati basis teroris bom bunuh diri di Sarinah, Jakarta Pusat, dengan hanya berbekal senjata genggam tanpa rompi antipeluru.

Aksi tembak-menembaknya berhasil melumpuhkan pelaku sebelum korban jiwa bertambah banyak. Ia tercatat pernah mengemban amanah penting sebagai Kapolres Aceh Utara hingga Kapolres Merauke di Papua, sebelum akhirnya memasuki masa pensiun.

Setelah pensiun, ia mendedikasikan keahlian manajemen dan pengawasannya dengan menjabat staf ahli ketua pembina yayasan di sebuah lembaga pendidikan swasta di Jakarta Selatan.

Penemuan senjata ini berawal saat pengurus baru yayasan berniat merapikan dan mengalihfungsikan ruangan kerja mantan ketua yayasan berinisial IWD yang telah dipecat sejak April 2026 atas dugaan masalah internal. Karena ruangan tersebut dikunci rapat dan kuncinya dibawa IWD, pihak sekolah membongkar paksa dengan didampingi aparat kepolisian.

"Tiba-tiba, ketika kita membuka untuk kepentingan sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Air gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur," tutur Untung Sangaji saat memberikan keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Penemuan pertama dilakukan bertahap sejak 10 Juli 2026.

Penggeledahan kemudian diperluas hingga Agustus 2026. Saat itu, petugas kembali menemukan komponen senjata tajam kaliber 5.56, senjata genggam kaliber 40 dan 9 mm, magasin jenis Glock, hingga senjata shotgun kaliber 12/70.

Sebagai orang yang paham betul regulasi dan bahaya senjata api, Untung Sangaji mengaku sangat terpukul dan heran mengapa ada oknum yang nekat menyimpan komoditas mematikan di lingkungan pendidikan anak-anak.

Selain senjata, di dalam ruangan tersebut juga ditemukan alat pembuat peluru ilegal, sejumlah zat diduga narkotika jenis sabu dan ganja, serta puluhan VCD porno.

"Alat pembuat peluru, kok bisa ada di lingkungan sekolah ini? Kenapa di sekolah yang sangat kita hormati, dari TK, SD, SMP, SMA ini ada orang yang diam-diam melakukan kegiatannya di situ?" cecar Untung mempertanyakan motif mantan pengurus tersebut.(knu)

Baca juga:

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar




#AKBP Untung Sangaji #Polisi #Senjata Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Polri menegaskan kepemilikan senjata api sipil di Indonesia hanya untuk profesi tertentu. Calon pemilik wajib lolos tes kesehatan, psikologi, sertifikat menembak, dan screening Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Pengungkapan tersebut merupakan hasil penanganan tiga laporan polisi yang berkaitan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Indonesia
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Hasil pemeriksaan menunjukkan hampir seluruh barang tersebut merupakan senapan angin, bukan senjata api.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Indonesia
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Untung Sangaji menjadi sosok kunci di balik pembongkaran 995 pucuk senjata api dan airgun, ribuan amunisi, alat cetak peluru, hingga narkotika di lingkungan sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Indonesia
Gubernur Pramono Kaget Sekolah Simpan Ratusan Senjata Api hingga Narkoba, Sebut Menodai Dunia Pendidikan
Politikus PDI Perjuangan ini menilai yayasan sekolah telah memberikan contoh yang buruk.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Gubernur Pramono Kaget Sekolah Simpan Ratusan Senjata Api hingga Narkoba, Sebut Menodai Dunia Pendidikan
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Sekolah merupakan ruang belajar yang harus bebas dari segala bentuk ancaman.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah, DPR RI Khawatirkan Keselamatan Pelajar
Indonesia
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama
Aparat perlu membongkar dari mana senjata-senjata tersebut berasal, bagaimana jalur distribusinya, hingga siapa saja pihak yang terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama
Bagikan