MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku kaget terkait dengan penemuan ratusan senjata api hingga narkoba di salah satu sekolah swasta di wilayah Jakarta Selatan. Pramono menegaskan yayasan sekolah swasta itu sungguh mencoreng dunia pendidikan dan melanggar aturan.
"Apa yang terjadi di sekolah swasta di Kebayoran Lama yang ditemukan sangat mengejutkan, senjata jumlahnya kurang lebih 995, kemudian ada narkoba, dan ada hal-hal lain. Pertanyaannya apakah itu boleh? Jawabannya singkat saja, sangat tidak boleh," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/8).
Politikus PDI Perjuangan ini menilai yayasan sekolah telah memberikan contoh yang buruk. Meski pihak yayasan disebut telah memecat pihak yang terkait, menurutnya proses hukum tetap harus berjalan.
"Yayasan ini benar-benar memberikan contoh yang tidak baik walaupun yang bersangkutan sudah dipecat dari yayasan yang ada," ucapnya.
Baca juga:
Penemuan Senjata Api di Ruang Mantan Ketua Yayasan, Pihak Sekolah Minta Polisi Usut Tuntas
Pramono melanjutkan Pemerintah DKI Jakarta mendukung penuh aparat penegak hukum agar kasus penemuan senjata tajam hingga film dewasa bisa diusut secara tuntas tanpa pandang bulu.
"Tetapi mengenai apa yang harus dilakukan, sudah ditangani aparat penegak hukum dan sudah turun di lapangan dan sudah melihat bukti-bukti yang ada dan sekarang sudah dibawa ke Polda Metro Jaya," urainya.
Ia berharap kejadian kejahatan kriminal seperti ini tidak terjadi lagi di sekolah sebab hal ini sunggung memberikan citra buruk dunia belajar-mengajar.
"Maka Pemerintah DKI memberikan dukungan sepenuhnya untuk diambil tindakan yang setegas-tegasnya untuk persoalan ini. Karena apa pun di dunia pendidikan yang seperti ini tidak boleh terjadi," tutupnya.(Asp)
Baca juga: