MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap di Ibu Kota.
Evaluasi tersebut akan dilakukan Pramono dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin.
Baca juga:
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Pemprov DKI Jakarta belum lama ini menerapkan kebijakan CFD di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kebetulan saya menerima Kadishub yang akan melaporkan beberapa hal, termasuk di dalamnya ganjil genap, kemudian Car Free Day,
kata Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Senin (28/9).
Harus Punya Dampak buat Masyarakat
Pramono tegaskan, ia tak ingin pelaksanaan CFD dan ganjil genap hanya berupa kebijakan biasa, tanpa memberikan dampak yang baik untuk masyarakat.
Intinya begini, saya tidak mau kebijakan itu hanya bersifat seremonial dan tidak memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan atau bagi masyarakat,
tuturnya.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta diperintahkan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh agar dapat melakukan pembenahan jika ada yang dirasa kurang.
Baca juga:
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
"Saya berharap apa pun yang nanti akan diputuskan, apakah itu ganjil genap ataukah Car Free Day, itu adalah keputusan yang memberikan manfaat banyak bagi masyarakat Jakarta. Karena itu menjadi tujuan utama kita semua," tutupnya. (Asp)