MERAHPUTIH.COM - PENEMUAN ratusan senjata di sebuah yayasan pendidikan di kawasan Jakarta Selatan menggegerkan masyarakat. Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Temuan itu terungkap ketika pihak yayasan hendak membuka ruangan yang sebelumnya digunakan mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD. Ruangan tersebut telah lama terkunci setelah IWD diberhentikan dari jabatannya karena tersandung dugaan kasus korupsi.
Karena kunci ruangan tidak diketahui keberadaannya, pihak yayasan meminta pendampingan kepolisian untuk membukanya. Saat pintu berhasil dibuka, petugas menemukan ratusan senjata, yang kemudian langsung dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.
Baca juga:
995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin
Berikut tiga fakta penemuan senjata di sekolah di Jakarta Selatan
1. Ditemukan Hampir 1.000 Senjata, hanya Satu yang Senjata Api
Polisi awalnya menemukan 996 benda yang diduga senjata di dalam ruangan tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, sebanyak 995 di antaranya merupakan airsoft gun dan senapan angin, sedangkan hanya satu pucuk yang dipastikan sebagai senjata api.
Rinciannya terdiri dari 776 airsoft gun jenis revolver, 215 airsoft gun jenis pistol, dan empat pucuk senapan angin.
Sementara itu, satu senjata api yang ditemukan merupakan Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12GA.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan senjata api tersebut telah disita untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut hasil penelusuran, senjata itu terdaftar atas nama seseorang berinisial DS. Namun, berdasarkan data Direktorat Intelkam melalui Subdirektorat Pengawasan Senjata dan Bahan Peledak (Subdit Wasendak), pemiliknya telah meninggal dunia pada 2020.
2. Polisi masih Selidiki Asal-usul dan Alasan Penyimpanan
Selain menyita seluruh temuan, polisi juga menemukan dokumen surat impor airsoft gun bernomor SI/5483-XII/2008. Dokumen tersebut kini menjadi salah satu barang bukti yang sedang didalami penyidik.
Seluruh 995 airsoft gun telah dititipkan di Unit Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya.
Hingga kini, penyidik masih menyelidiki alasan ratusan senjata tersebut disimpan di lingkungan yayasan pendidikan.
3. Polisi Juga Temukan VCD Porno, Benda Diduga Narkoba sampai Pembuat Peluru
Tidak hanya ratusan senjata, petugas juga menemukan sejumlah barang lain di dalam ruangan tersebut, seperti VCD bermuatan pornografi serta barang yang diduga berkaitan dengan narkotika.
Seluruh barang temuan kini telah diamankan sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami keterkaitan seluruh barang tersebut dengan mantan pengurus yayasan maupun pihak lain yang diduga mengetahui keberadaan benda-benda tersebut.(Tka)
Baca juga: