3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api

Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Priba

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENEMUAN ratusan senjata di sebuah yayasan pendidikan di kawasan Jakarta Selatan menggegerkan masyarakat. Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.

Temuan itu terungkap ketika pihak yayasan hendak membuka ruangan yang sebelumnya digunakan mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD. Ruangan tersebut telah lama terkunci setelah IWD diberhentikan dari jabatannya karena tersandung dugaan kasus korupsi.

Karena kunci ruangan tidak diketahui keberadaannya, pihak yayasan meminta pendampingan kepolisian untuk membukanya. Saat pintu berhasil dibuka, petugas menemukan ratusan senjata, yang kemudian langsung dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca juga:

995 Temuan di Sekolah Swasta bukan Senjata Api, Polda Metro: itu Senapan Angin


Berikut tiga fakta penemuan senjata di sekolah di Jakarta Selatan


1. Ditemukan Hampir 1.000 Senjata, hanya Satu yang Senjata Api



Polisi awalnya menemukan 996 benda yang diduga senjata di dalam ruangan tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, sebanyak 995 di antaranya merupakan airsoft gun dan senapan angin, sedangkan hanya satu pucuk yang dipastikan sebagai senjata api.

Rinciannya terdiri dari 776 airsoft gun jenis revolver, 215 airsoft gun jenis pistol, dan empat pucuk senapan angin.

Sementara itu, satu senjata api yang ditemukan merupakan Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12GA.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan senjata api tersebut telah disita untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut hasil penelusuran, senjata itu terdaftar atas nama seseorang berinisial DS. Namun, berdasarkan data Direktorat Intelkam melalui Subdirektorat Pengawasan Senjata dan Bahan Peledak (Subdit Wasendak), pemiliknya telah meninggal dunia pada 2020.


2. Polisi masih Selidiki Asal-usul dan Alasan Penyimpanan


Selain menyita seluruh temuan, polisi juga menemukan dokumen surat impor airsoft gun bernomor SI/5483-XII/2008. Dokumen tersebut kini menjadi salah satu barang bukti yang sedang didalami penyidik.

Seluruh 995 airsoft gun telah dititipkan di Unit Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya.

Hingga kini, penyidik masih menyelidiki alasan ratusan senjata tersebut disimpan di lingkungan yayasan pendidikan.



3. Polisi Juga Temukan VCD Porno, Benda Diduga Narkoba sampai Pembuat Peluru

Tidak hanya ratusan senjata, petugas juga menemukan sejumlah barang lain di dalam ruangan tersebut, seperti VCD bermuatan pornografi serta barang yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Seluruh barang temuan kini telah diamankan sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami keterkaitan seluruh barang tersebut dengan mantan pengurus yayasan maupun pihak lain yang diduga mengetahui keberadaan benda-benda tersebut.(Tka)

Baca juga:

Gubernur Pramono Kaget Sekolah Simpan Ratusan Senjata Api hingga Narkoba, Sebut Menodai Dunia Pendidikan

#Senjata Api #Jakarta Selatan #Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Anggaran revitalisasi atau perbaikan gedung sekolah masih rawan disalahgunakan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Dunia
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di South Cotabato, Filipina selatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Indonesia
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas manusia Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Indonesia
PJJ Diterapkan akibat Abu Vulkanik, DPR Minta Sekolah Pastikan Siswa Tetap Belajar Efektif
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendukung PJJ di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
PJJ Diterapkan akibat Abu Vulkanik, DPR Minta Sekolah Pastikan Siswa Tetap Belajar Efektif
Indonesia
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meminta sekolah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau mengutamakan keselamatan siswa dengan menerapkan PJJ dan menyesuaikan jam belajar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Mendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ
Indonesia
Cara Cek Lulus Seleksi Administrasi STIN 2026: Ingat, Pakai Nomor Bukan Nama!
Ribuan calon taruna-taruni yang mendaftar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) akhirnya bisa bernapas lega.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Lulus Seleksi Administrasi STIN 2026: Ingat, Pakai Nomor Bukan Nama!
Indonesia
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Getek buatan warga masih menjadi satu-satunya sarana penyeberangan Kali Pesanggrahan Jaksel, termasuk buat anak-anak sekolah
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Akhirnya, Getek Anak Sekolah Warga Ulujami-Kebayoran Lama Utara Mau Diganti JPO
Indonesia
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026
Polisi menemukan sajam dan barang berbahaya lainnya menjelang demo 27 Agustus 2026. Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan aliran dana.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026
Bagikan