Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemerintah Perbanyak Talenta AI, Wujudkan Indonesia Emas 2024

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026

MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Digital dalam beberapa tahun terakhir telah menjalankan berbagai program literasi digital untuk meningkatkan kecakapan masyarakat, termasuk program pelatihan daring, peningkatan kapasitas, dan peningkatan kesadaran tentang penggunaan AI secara bertanggung jawab.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan, pengembangan talenta kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) menjadi prioritas pemerintah dalam pelaksanaan transformasi digital nasional dan pewujudan visi Indonesia Emas 2045.

"Daya saing bangsa di era AI ditentukan oleh seberapa banyak talenta yang mampu memahami, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk menjawab tantangan bangsa," katanya dalam Garuda AI Impact Summit 2026 di Jakarta, Kamis (11/6).

"Itulah sebabnya agenda pengembangan talenta AI nasional akan terus menjadi prioritas pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," ia menambahkan.

Baca juga:

Butuh 9 Juta Talenta Digital, 100 Hari Kerja Kabinet Merah Putih Cetak 10 Ribu Orang

Nezar mengatakan, salah satu tantangan besar yang dihadapi pada era AI adalah menyiapkan sumber daya manusia yang dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara produktif dan bertanggung jawab.

Ia lalu mengutip Stanford AI Index Report 2024 yang menunjukkan adanya kesenjangan persepsi antara ahli dan masyarakat umum mengenai dampak AI terhadap dunia kerja.

Menurut laporan itu, sebanyak 73 persen ahli AI meyakini teknologi tersebut akan memberikan dampak positif bagi pekerjaan tetapi hanya 23 persen anggota masyarakat yang memiliki pandangan serupa.

Nezar mengatakan, perbedaan persepsi itu menunjukkan pentingnya peningkatan literasi digital dan pengembangan keterampilan AI agar masyarakat dapat memahami peluang sekaligus risiko yang muncul dari perkembangan teknologi AI.

Pemerintah, tegas ia, menjadikan upaya pengembangan talenta digital sebagai prioritas dalam pelaksanaan transformasi digital nasional.

"Kita ingin manfaat AI dapat dirasakan oleh pelajar, guru, pelaku UMKM, aparatur pemerintah, komunitas lokal, hingga masyarakat umum di seluruh Nusantara," kata Nezar.

Baca Artikel Asli