Pemda dan Damkar Diminta Beri Atensi Pentingnya Keselamatan Kebakaran

Kamis, 23 Januari 2025 - Angga Yudha Pratama

Merahputih.com - Pemerintah Daerah (pemda) dan aparatur Pemadam Kebakaran (Damkar) diminta memberikan atensi terkait dengan pentingnya keselamatan kebakaran.

"Saya minta petugas pemadam kebakaran lakukan inspeksi ke seluruh tempat yang memiliki risiko tinggi terhadap bahaya kebakaran. Pastikan seluruhnya memenuhi semua aspek pengurangan risiko kebakaran," kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal Zakaria Ali, Rabu (22/1).

Hal itu disampaikan Safrizal menyusul terjadinya dua kebakaran besar di Glodok Plaza dan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurutnya, kejadian kebakaran tersebut mengingatkan semua pihak untuk kembali melakukan pencegahan dan mitigasi kebakaran, terutama di kawasan perkotaan yang padat penduduk.

Baca juga:

RS Polri Terima 19 Sample DNA Korban Kebakaran Plaza Glodok, 14 Laporan Kehilangan Mayoritas Perempuan

Ia pun menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut.

“Kami sangat prihatin atas insiden kebakaran yang terjadi di Glodok Plaza dan kebakaran permukiman di Kemayoran. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran, kesiapan, serta upaya mitigasi dalam menghadapi potensi bencana kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, pemda juga diminta segera menyusun indeks ketahanan kebakaran (fire resilience index), sehingga mampu menilai risiko serta mengukur kapasitas yang dimiliki dalam menghadapi kemungkinan yang akan terjadi.

Baca juga:

Tidak Benar Kebakaran di Kebon Kosong Kemayoran Dipicu 2 Orang Tidak Dikenal

"Pencegahan dan mitigasi kebakaran harus menjadi prioritas utama, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi akibat kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi," ujar Safrizal.

Kemendagri juga menyoroti tentang program pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan relawan kebakaran yang dapat dijadikan alternatif dalam penanggulangan kebakaran selain dari pemerintah daerah harus melakukan berbagai langkah.

Langkah itu seperti penguatan kelembagaan, kapasitas anggaran, serta penguatan dalam manajemen pencegahan seperti pengoptimalan sistem deteksi dini dan sistem hydrant yang memadai terutama di wilayah padat penduduk.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan