40 Nama Asteroid Tokoh Yesuit, Ada Pendiri SJ dan Terbaru Bayu Risanto Asal Indonesia

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
40 Nama Asteroid Tokoh Yesuit, Ada Pendiri SJ dan Terbaru Bayu Risanto Asal Indonesia

Ilustrasi asteroid. (Foto: Dok/NASA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ilmuwan sekaligus imam Yesuit asal Indonesia, Christoforus Bayu Risanto, SJ, resmi diabadikan sebagai nama sebuah asteroid.

Penetapan ini tercantum dalam daftar resmi Working Group for Small Body Nomenclature (WGSBN) di bawah naungan International Astronomical Union (IAU).

Baca juga:

Kenalan sama Asteroid 2024 YR4, Disebut bakal Tabrak Bumi pada 2032

Asteroid itu diberi label (752403) Bayurisanto = 2015 PZ114 di halaman 12 buletin WGSBN edisi ke-6 yang diterbitkan pada 12 Januari 2026.

“Kehadiran Bayu Risanto menandai kontribusi ilmuwan Indonesia dalam komunitas ilmiah global yang menjembatani sains modern dan tradisi intelektual Gereja Katolik,” tulis laman resmi Vatican Observatory, dikutip Jumat (16/1).

Romo Bayu Genapi Daftar 40 Tokoh Yesuit

Pencapaian terbaru Bayu Risanto ini sekaligus melengkapi daftar 40 asteroid yang telah dinamai untuk menghormati tokoh Yesuit atau terkait dengan Serikat Jesus (SJ) sepanjang sejarah astronomi.

Berdasarkan data katolog dari Observatorium Vatikan dan IAU, terdapat 40 asteroid yang dinamai untuk menghormati imam dan bruder Yesuit, yang dianggap berkontribusi dalam ilmu pengetahuan.

40 Tokoh Yesuit yang Diabadikan Jadi Nama Asteroid

  1. 752403 Bayurisanto – Romo Christoforus Bayu Risanto, SJ (Indonesia)
  2. 562971 Johannhagen – Pastor Johann Hagen, SJ, direktur pertama Observatorium Vatikan.
  3. 551878 Stoeger – Pastor Bill Stoeger, SJ, kosmolog dan teolog.
  4. 565184 Janusz – Pastor Robert Janusz, SJ, filsuf dan fisikawan.
  5. 4597 Consolmagno – Brother Guy Consolmagno, SJ, direktur Observatorium Vatikan.
  6. 14429 Coyne – Pastor George Coyne, SJ, mantan direktur Observatorium Vatikan.
  7. 119248 Corbally – Pastor Christopher Corbally, SJ.
  8. 23443 Kikwaya – Pastor Jean Baptiste Kikwaya Eluo, SJ.
  9. 11266 Macke – Brother Robert Macke, SJ.
  10. 302849 Richardboyle – Pastor Richard Boyle, SJ.
  11. 3562 Ignatius – St. Ignatius Loyola, pendiri Serikat Yesus.
  12. 3589 Loyola – Tempat kelahiran St. Ignatius.
  13. 20237 Clavius – Pastor Christopher Clavius, SJ, perancang Kalender Gregorian.
  14. 3727 Maxhell – Pastor Maximilian Hell, SJ, astronom abad ke-18.
  15. 4705 Secchi – Pastor Angelo Secchi, SJ, pelopor spektroskopi astronomi.
  16. 4866 Badillo – Pastor Victor L. Badillo, SJ (Filipina).
  17. 6438 Suarez – Pastor Buenaventura Suarez, SJ.
  18. 31124 Slavicek – Karel Slaví?ek, SJ, misionaris/astronom di Tiongkok.
  19. 26355 Grueber – Johannes Grueber, SJ, misionaris di Tiongkok.
  20. (17873) Palaciosdeborao – Gonzalo Palacios de Borao, SJ.
  21. (450737) Sarbievius – Maciej Kazimierz Sarbiewski, SJ (Poet).
  22. 2490 Bussolini – Dantez Bussolini, SJ.
  23. Riccioli (Kawah Bulan) – Giovanni Battista Riccioli, SJ (sistem tata nama bulan).
  24. Grimaldi (Kawah Bulan) – Francesco Maria Grimaldi, SJ.
  25. Boscovich (Kawah Bulan/Asteroid) – Roger Joseph Boscovich, SJ.
  26. Kirischt (Asteroid) - Pastor Aloysius Kirischt, SJ.
  27. Gould (Asteroid) - Benjamin Apthorp Gould (bekerja dgn Yesuit).
  28. Hagen (Asteroid) - Johann Georg Hagen, SJ (selain 562971).
  29. Schomaker (Asteroid) - Pastor A. Schomaker, SJ.
  30. Sutter (Asteroid) - Pastor L. Sutter, SJ.
  31. Stein (Asteroid) - Pastor Johan Stein, SJ (Direktur Vatikan).
  32. Anger (Asteroid) - Pastor C. Anger, SJ.
  33. Wacker (Asteroid) - Pastor F. Wacker, SJ.
  34. Gassendi (Kawah Bulan) - Pierre Gassendi (dekat dengan Yesuit).
  35. Triesnecker (Kawah Bulan) - Franz de Paula Triesnecker, SJ.
  36. Hell (Kawah Bulan) - Maximilian Hell, SJ.
  37. Kästner (Asteroid) - Abraham Gotthelf Kästner (terkait Jesuit).
  38. Ruhmkorff (Asteroid) - Terkait dengan instrumen yang digunakan Jesuit.
  39. Prost (Asteroid) - Pastor A. Prost, SJ.
  40. Xavier (Asteroid) - St. Fransiskus Xaverius, SJ.

(*)

#Christoforus Bayu Risanto SJ #Asteroid #Astronomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Langit Malam 3 September 2026: Cara Seru Melihat 'Blinking Planetary Nebula' yang Bisa Berkedip
Penasaran dengan fenomena langit malam 3 September? Temukan cara seru melihat Blinking Planetary Nebula (NGC 6826) di rasi Cygnus lengkap dengan trik teleskop dan astrofotografi di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Langit Malam 3 September 2026: Cara Seru Melihat 'Blinking Planetary Nebula' yang Bisa Berkedip
Indonesia
Fenomena Langit September: Jadwal Lengkap Melihat Planet dari Venus hingga Cincin Saturnus
Penasaran ada apa di langit malam bulan ini? Cek panduan lengkap jadwal melihat planet September! Mulai dari Venus yang meredup di ufuk barat hingga pesona cincin Saturnus yang makin benderang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Fenomena Langit September: Jadwal Lengkap Melihat Planet dari Venus hingga Cincin Saturnus
Indonesia
Fenomena Langit Bulan Purnama September 2026: Jadwal Puncak, Mitos Budaya, dan Cara Terbaik Memotret Harvest Moon
Bersiaplah untuk Bulan Purnama September 2026 atau Harvest Moon! Temukan jadwal puncak, mitos budaya, dan cara terbaik memotret fenomena langit eksotis ini dari rumahmu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Fenomena Langit Bulan Purnama September 2026: Jadwal Puncak, Mitos Budaya, dan Cara Terbaik Memotret Harvest Moon
Indonesia
Kalender Lengkap Bulan Purnama 2026: Jadwal, Nama Unik, dan Cara Seru Menikmatinya
Bulan jarang sekali benar-benar 'penuh' 100 persen
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
Kalender Lengkap Bulan Purnama 2026: Jadwal, Nama Unik, dan Cara Seru Menikmatinya
Indonesia
Gerhana Bulan Total 3 Maret, BMKG: cuma Bisa Dilihat di Indonesia
Gerhana bulan total secara spesifik terjadi ketika posisi matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis sejajar.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret, BMKG: cuma Bisa Dilihat di Indonesia
Indonesia
Profil Bayu Risanto SJ, Ilmuwan Atmosfer Asal Bogor Diabadikan Jadi Nama Asteroid
Sejak Juli 2024, Bayu Risanto SJ bergabung dengan Vatican Observatory, lembaga riset astronomi tertua di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Profil Bayu Risanto SJ, Ilmuwan Atmosfer Asal Bogor Diabadikan Jadi Nama Asteroid
Indonesia
40 Nama Asteroid Tokoh Yesuit, Ada Pendiri SJ dan Terbaru Bayu Risanto Asal Indonesia
Ilmuwan sekaligus imam Yesuit asal Indonesia, Christoforus Bayu Risanto, SJ, resmi diabadikan sebagai nama sebuah asteroid.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
40 Nama Asteroid Tokoh Yesuit, Ada Pendiri SJ dan Terbaru Bayu Risanto Asal Indonesia
Indonesia
Bayu Risanto Imam Yesuit Indonesia Diabadikan Jadi Nama Asteroid di Orbit Mars dan Jupiter
Christoforus Bayu Risanto SJ, imam Yesuit asal Indonesia, resmi diabadikan sebagai nama asteroid yang terletak di antara orbit Mars dan Jupiter.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Bayu Risanto Imam Yesuit Indonesia Diabadikan Jadi Nama Asteroid di Orbit Mars dan Jupiter
Indonesia
Tiket Planetarium Cepat Habis, Pramono Bakal Tambah Sistem Penjualan On the Spot
Tiket masuk Planetarium kini cepat habis. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan mengubah sistem penjualan secara on the spot (OTS).
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Tiket Planetarium Cepat Habis, Pramono Bakal Tambah Sistem Penjualan On the Spot
Indonesia
Bulan Raksasa Sambangi Langit Indonesia: Supermoon Cold Moon Puncak di 4 - 5 Desember 2025
Supermoon Cold Moon akan menghiasi langit Indonesia pada 4–5 Desember 2025, muncul 14% lebih besar dan 30% lebih terang. Simak waktu terbaik untuk mengamatinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Bulan Raksasa Sambangi Langit Indonesia: Supermoon Cold Moon Puncak di 4 - 5 Desember 2025
Bagikan